Dialektis.co – SMP Islam Terpadu Daarul Hikmah Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi dan berpikir kritis peserta didiknya.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis–Jumat, 12–13 Februari 2026 ini menjadi puncak dari proses panjang pembelajaran Karya Tulis Ilmiah (KTI) siswa kelas IX.
Sebanyak 24 karya produk dan inovasi siswa ditampilkan dalam bentuk presentasi ilmiah dan pameran karya yang terbuka untuk tamu undangan serta mitra industri.
Mengusung tema “Menumbuhkan Budaya Literasi dan Berpikir Kritis melalui Karya Ilmiah”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang pamer hasil tugas akhir siswa. Tetapi juga ruang aktualisasi gagasan, kreativitas, serta keberanian siswa dalam mempertanggungjawabkan karya secara ilmiah.
Kepala SMP IT DHBS Bontang, Sri Roma Yuliarta, dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi abad ke-21 tidak lagi dimaknai sebatas membaca dan menulis.
“Peserta didik harus mampu menganalisis persoalan, mengolah data, dan menghadirkan solusi yang aplikatif. Melalui KTI, mereka belajar berpikir sistematis, kritis, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mempresentasikan hasil riset sederhana yang mereka lakukan, mulai dari identifikasi masalah di lingkungan sekitar, pengumpulan data, hingga perancangan produk.
Sesi dialog dan umpan balik berlangsung interaktif, terutama saat panelis memberikan pertanyaan serta masukan konstruktif terhadap karya yang dipresentasikan.
Hadir sebagai panelis, Kartini, selaku Pendamping Satuan Pendidikan, Muhammad Wawan Adisaputra, guru biologi SMA IT DHBS dan praktisi lingkungan, serta Wisnu Ahamaddin, CSR Specialist PT KNI.
Keterlibatan PT KNI menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri.
Perwakilan PT KNI menyampaikan apresiasi atas semangat inovasi siswa. “Kami melihat potensi besar generasi muda dalam menciptakan solusi kreatif. Kolaborasi seperti ini penting untuk menumbuhkan wawasan industri sejak dini. Kegiatan ini juga sebagai proses siswa untuk bertumbuh,” ungkapnya.
Selain sesi presentasi, kegiatan ini juga menampilkan gelar karya dalam bentuk display 24 produk siswa yang dapat dikunjungi oleh tamu undangan, termasuk organ yayasan dan seluruh siswa kelas 7 dan 8.
Setiap stan karya dipenuhi antusiasme pengunjung yang berdialog langsung dengan siswa sebagai peneliti muda.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepercayaan diri, jiwa inovatif, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Gelar Karya Tulis Ilmiah ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa budaya riset dan literasi dapat ditanamkan sejak jenjang SMP, serta diperkuat melalui sinergi antara sekolah dan dunia usaha.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMP IT DHBS Bontang semakin meneguhkan langkahnya sebagai sekolah yang konsisten menumbuhkan generasi Qur’ani yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing di era global. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.







Discussion about this post