DIALEKTIS. CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang resmi membuka lelang jabatan tinggi pratama di dua posisi strategis di lingkupnya. Meliputi Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop-UMPP) serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum.
Pendaftaran bagi tingkat eselon II ini sudah dibuka sejak 18 Juli 2024 lalu, sementara tenggat waktu atau batas akhir pendaftaran lelang jabatan di kota yang memiliki jargon baru “Bontang Sentosa” bakal ditutup pada 1 Agustus 2024 mendatang.
Menyikapi hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam percaya pemerintah daerah pasti akan cukup selektif dalam memilih pejabat yang bakal menduduki dua kursi kosong ini.
Terlebih yang akan memberi keputusan perihal siapa kedua kandidat dinilai mampu dan layak menduduki jabatan tersebut dan penilaian terhadap para calon yang mengikuti seleksi pimpinan, diserahkan kepada Kementerian Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Kita serahkan kepada pemerintah. Apalagi assessment-nya juga diserahkan ke KASN, nanti mereka yang nilai siapa yang layak,” tuturnya saat ditemui di Gedung Sekretariat DPRD Kota Bontang, Rabu (24/7/2024).
Menurut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini, tentunya para kandidat yang mendaftar usai pemerintah mengeluarkan pengumuman resmi bernomor 23/Pansel-JPTP.Bontang/2024 Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Bontang 2024 merupakan orang-orang yang berkompeten.
“Saya kira semua yang mendaftar pasti memiliki kompetensi yang baik. Saya kira itu adalah kebijakan dan pilihan yang mana nanti Pak Wali yang menentukan, jadi kita tunggu saja keputusannya,” ucapnya.
Sebagai informasi, lelang jabatan ini digelar usai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum yang menjabat sebelumnya kini terpilih menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Sedangkan posisi Kepala Diskop-UMPP kosong pasca Kepala Dinas sebelumnya menghembuskan nafas terakhirnya beberapa waktu lalu. Pemerintah menunjukkan komitmennya dengan tidak membiarkan kedua posisi ini tidak memiliki pimpinan resmi.
“Keduanya merupakan sektor penting, staf ahli memberikan masukan hukum sementara Diskop-UMPP bertanggungjawab dalam perputaran ekonomi daerah. Kita percaya orang-orang yang dipilih pasti putra terbaik Kota Bontang,” tutupnya. (adv).
Penulis : Mira
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co di WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post