Dialektis.co – Warga RT 01 Kelurahan Kanaan, Kampung Timur Kelurahan Kanaan mengaku resah saat hujan deras melanda wilayah itu. Pasalnya, tebing bekas galian C di wilayah itu mulai longsor.
Material pasir dari longsoran terbawa aliran air hingga masuk ke pumikan. Setidaknya hingga Kamis (15/1/2026) sejumlah bangunan warga terdampak langsung. Endapan pasir cukup tebal menutup lantai rumah.
“Halaman rumah warga lainnya juga mulai terandam pasir. Saat hujan, pasir terus menerus turun,” ujar Ecant, salah satu warga kepada media ini.
Ia pun berharap ada perhatian dari pemerintah atas kejadian ini. Agar kondisi tidak semakin parah dan dampak banjir pasir semakin meluas.
Terpisah, Lurah Kanaan Salmon Kanaan Payung Allo, membenarkan adanya longsoran dekat tebing bekas tambang ilegal galian C yang berdampak langsung pada empat bangunan warga.
Baca juga: RT 01 Kanaan Terendam Banjir, Warga Harap Proyek Drainase Segera Diselesaikan
Salmon menilai, kondisi tanah yang labil membuat longsor mudah terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Permukaan tebing sudah tidak keras. Debit hujan yang tinggi menyebabkan tanah longsor. Kat dia, upaya penanganan darurat yang dilakukan warga dengan membuat tanggul sementara pun tidak bertahan lama.
“Tanggul sementara kembali jebol saat debit air meningkat. Pasirnya sudah cukup banyak masuk rumah warga,” ungkapnya.
Salmon pun mengaku situasi ini butuh perhatian lebih. Sebab jika tidak ditangani cepat, dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.







Discussion about this post