Dialektis.co – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan berbasis kompetensi.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan kecantikan kulit yang ditutup dengan pelaksanaan uji kompetensi di Auditorium Taman Tiga Dimensi, Jalan Awang Long, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Disnaker Bontang, Asdar Ibrahim, didampingi Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja, Takdir Mannang.
Setelah mengikuti pelatihan selama 20 hari, para peserta menjalani uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Paras atau Pariwisata Aestetika dan SPA.
Uji kompetensi ini menjadi tahapan penting untuk mengukur kemampuan peserta sesuai standar profesi yang berlaku.
Peserta yang dinyatakan kompeten nantinya akan memperoleh sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Sertifikasi tersebut diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi peserta saat memasuki dunia kerja maupun saat merintis usaha secara mandiri.
Dalam sambutannya, Takdir Mannang menekankan pentingnya memanfaatkan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan.
Menurutnya, kemampuan di bidang kecantikan memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi usaha yang menjanjikan apabila dipadukan dengan strategi promosi yang tepat.
Ia mendorong para peserta untuk aktif memanfaatkan berbagai platform media sosial sebagai sarana memperkenalkan jasa maupun produk yang mereka tawarkan.
Dengan cara tersebut, keterampilan yang dimiliki tidak hanya menjadi bekal pribadi, tetapi juga dapat menghasilkan pendapatan.
“Promosikan kemampuan yang dimiliki melalui media sosial agar masyarakat mengetahui layanan yang ditawarkan. Harapannya, dari pelatihan ini lahir pelaku usaha baru yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Takdir juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah telah menyediakan sejumlah program pendukung bagi pelaku usaha mikro.
Salah satunya adalah fasilitas pinjaman tanpa bunga yang dapat dimanfaatkan melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang.
Menurutnya, program tersebut dapat menjadi solusi bagi peserta yang ingin membuka usaha namun masih terkendala permodalan.
Sementara itu, Kepala Disnaker Bontang Asdar Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan hingga tuntas.
Ia berharap seluruh peserta dapat meraih hasil terbaik dalam uji kompetensi yang dilaksanakan.
Asdar juga menegaskan bahwa pelatihan kerja yang diselenggarakan pemerintah tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat. Tetapi juga menjadi salah satu langkah strategis dalam menekan angka pengangguran di Kota Bontang.
“Selamat mengikuti uji kompetensi. Semoga seluruh peserta diberikan kelancaran dan memperoleh hasil yang memuaskan. Yang terpenting, ilmu yang didapat selama pelatihan dapat diterapkan dan dikembangkan sehingga memberi manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat,” tuturnya.
Melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi ini, Disnaker Bontang berharap semakin banyak tenaga kerja terampil yang siap bersaing di dunia kerja sekaligus mampu menciptakan peluang usaha baru yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah. (Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.







Discussion about this post