Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Spanduk Pedagang Pasar Loktuan Dicopot, UPT Pasar Minta Jangan Mudah Terprovokasi  

Redaksi by Redaksi
May 29, 2024
Spanduk Pedagang Pasar Loktuan Dicopot, UPT Pasar Minta Jangan Mudah Terprovokasi  
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Kepala UPT Pasar Kota Bontang, Nurfaidah angkat suara perihal Pra Aksi yang dilakukan Forum Pedagang Pasar Taman Citra Loktuan yang membentangkan sejumlah spanduk di gedung pasar.

Kata dia, aksi tersebut merupakan aksi demo yang tidak resmi sebab tidak ada izin dari kepolisian. Terlebih dipasang saat larut malam, sehingga pihaknya meminta keamanan pasar (security) untuk menurunkan spanduk-spanduk itu.

“Sudah diturunkan tadi pagi. Mereka tidak koordinasi ke kami dan izin dari keamanan juga tidak ada, saya menganggap ada yang provokator. Apalagi pasangnya malam,” tuturnya saat dikonfirmasi awak media ini, Rabu 29 Mei 2024.

Baca juga: Kecewa Keluhan Tak Kunjung Digubris, Pedagang Pasar Loktuan Pasang Spanduk “Pra Aksi”

Menurutnya, aksi yang dilakukan forum pedagang ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap lembaga legislatif yang belum memberi tanggapan pasca pertemuan dengan mereka beberapa waktu lalu.

“Mereka ada unsur kecewa pada pemerintah dalam ini ke dewan. Beberapa hari lalu ada pertemuan,” ujarnya.

Pun jauh sebelumnya, pihaknya sudah melakukan pertemuan bersama Forum Pedagang Pasar Taman Citra Loktuan. Pedagang meminta dipindahkan ke pasar lama, namun ia menekankan bukan tupoksi UPT Pasar untuk memenuhi keinginan mereka.

“Kami no comment untuk pemindahan pasar bukan kewenangan kita, masih ada di atas kami,” ucapnya.

Baca juga: Mengadu ke Ketua Dewan, Pedagang Ingin Kembali ke Pasar Lama Citramas Loktuan

Kendati demikian, Nurfaidah mengatakan pemerintah berupaya agar Pasar Taman Citra Loktuan ramai pengunjung. Dimulai dari pedagang itu sendiri dengan kembali berjualan di lapak masing-masing.

Disinggung mengenai sepinya pembeli, ia menilai banyaknya kios kosong turut mempengaruhi daya tarik pengunjung berbelanja di pasar yang diresmikan pada 2021 lalu tersebut. Lapak lebih banyak yang tertutup ditinggal empunya.

Ia menegaskan bakal melakukan tindakan dengan memberikan surat peringatan (SP) sampai 3 kali bagi pedagang yang meninggalkan petakan yang sudah disediakan pemerintah.

“Kalau tidak direspon, lapaknya kami ambil alih kembali dan menawarkan ke mereka yang benar-benar mau berjualan. Kalau penjual saja kurang, bagaimana pengunjung mau ramai,” tegasnya.

Baca juga: BW Dorong Pemerintah Duduk Bersama Cari Solusi Polemik Pasar Loktuan

Sementara untuk lahan parkir yang dikeluhkan pedagang lantaran sempit, Nurfaidah bilang hal tersebut tidak serta merta diluaskan begitu saja. Selain lahan terbatas, pun dibutuhkan anggaran yang besar.

“Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Cari anggaran, butuh proses dan perjuangan panjang juga,” tukasnya. (*)

Reporter : Mira

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join. Agar lebih mudah instal aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Loktuan
ShareTweet
Previous Post

Apresiasi Kebijakan Pengangkatan P3K, Joni: Bukti Serius Tingkatkan Kesejahteraan

Next Post

Pemerataan Pendidikan, Ketua DPRD Kutim Dorong Secara Bertahap Blank Spot Teratasi 

Related Posts

Kasus Laporan Palsu Nelayan Hilang di Bonles Berbuntut Panjang, Diperiksa Polisi
WARTA

Kasus Laporan Palsu Nelayan Hilang di Bonles Berbuntut Panjang, Diperiksa Polisi

Laporan Palsu, Nelayan Asal Bonles Ternyata Lagi Sembunyi Hindari Tagihan Utang
WARTA

Laporan Palsu, Nelayan Asal Bonles Ternyata Lagi Sembunyi Hindari Tagihan Utang

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang
WARTA

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang

Soal Lampu PJU Nyaris Roboh, Lurah Bonles: Sudah Kordinasi ke Dishub, Segera Ditangani
WARTA

Soal Lampu PJU Nyaris Roboh, Lurah Bonles: Sudah Kordinasi ke Dishub, Segera Ditangani

Membahayakan! Tiang Lampu Jalan Dekat Puskemas Bontang Lestari Miring, Warga Harap Diperbaiki
WARTA

Membahayakan! Tiang Lampu Jalan Dekat Puskemas Bontang Lestari Miring, Warga Harap Diperbaiki

Pagi Ini Hadapi Samarinda di Laga DPRD Cup 2025, Bontang Incar Juara
WARTA

Sekwan Bontang Bantah Hambur Uang Rp3 Miliar Hanya untuk Beli 27 Unit Mikrofon

Next Post
Pemerataan Pendidikan, Ketua DPRD Kutim Dorong Secara Bertahap Blank Spot Teratasi 

Pemerataan Pendidikan, Ketua DPRD Kutim Dorong Secara Bertahap Blank Spot Teratasi 

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.