Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home EKBIS

Selama Pandemi, Asdar Klaim Ada 7 Ribu Unit UMKM Baru di Bontang

Redaksi by Redaksi
August 13, 2021
Selama Pandemi, Asdar Klaim Ada 7 Ribu Unit UMKM Baru di Bontang

Kepala Disperindagkop-UMKM Bontang, Asdar Ibrahim (Foto/Mirah Hayati)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Selama pandemi Covid-19 jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Bontang, Kalimantan Timur justru mengalami peningkatan drastis.

Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop-UMKM) Bontang mencatat, sejak awal 2020 hingga 1 Juni 2021 jumlah UMKM meningkat mencapai 16.292. Artinya, terdapat sekira 7.392 unit UMKM baru di Kota Bontang.

Kepala Disperindagkop-UMKM Bontang, Asdar Ibrahim membeberkan sebelum pandemi, jumlah pelaku UMKM di Kota Taman –sebutan lain Bontang, hanya berada di kisaran 8.900 unit.

“Itu artinya kuantitas pelaku usaha kita meningkat 94 persen,” ujarnya kepada awak media.

Secara pribadi Asdar mengklaim Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku usaha baru tersebut sudah cukup mempuni. Dengan tumbuhnya UMKM dapat menopang perekonomian daerah dan negara.

“Jadi, Bontang sudah bisa dijuluki kota pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf),” klaimnya.

Atas kenaikan itu, terangnya Pemkot telah melakukan beragam upaya agar pertumbuhan juga dibarengi dengan penguatan kualitas sehingga mampu bertahan.

Sebutnya salah satu yang pihaknya dukung ialah usaha yang memiliki ke khasan daerah, seperti batik kuntul perak.

Pihaknya juga memfasilitasi bantuan permodalan bagi UMKM. Baik berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah Pusat ataupun akses pembiayaan melalui Bank, lembaga keuangan dan dana bergulir dari daerah.

“Pendataan pelaku UMKM baru, rutin kita lakukan,” pungkasnya. (Mira/Yud)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: BontangCovid-19 dan Bisnis UMKMUMKM
ShareTweet
Previous Post

UPTD Batuah Diharapkan Jadi Sentra Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura

Next Post

Pembahasan APBD-P Kaltim 2021 Dipastikan Molor

Related Posts

Pedagang: Bukan Karena Piala Dunia, Harga Ikan di Bontang Naik Karena Faktor Cuaca
EKBIS

Pedagang: Bukan Karena Piala Dunia, Harga Ikan di Bontang Naik Karena Faktor Cuaca

Pegawai Disnaker Bontang Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Deteksi Dini Penyakit Jadi Fokus
GAYA HIDUP

Pegawai Disnaker Bontang Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Deteksi Dini Penyakit Jadi Fokus

Disnaker Bontang Cari 10 Peserta Terbaik untuk Pelatihan Operator K3 Bersertifikat BNSP
VIDEO

Disnaker Bontang Cari 10 Peserta Terbaik untuk Pelatihan Operator K3 Bersertifikat BNSP

Disnaker Bontang Gelar Tes Seleksi Pelatihan K3 Ketinggian, Peserta Berebut 31 Kuota
EKBIS

Disnaker Bontang Gelar Tes Seleksi Pelatihan K3 Ketinggian, Peserta Berebut 31 Kuota

Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2026, Pertegas Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
EKBIS

Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2026, Pertegas Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif

Lulus Uji Kompetensi, 28 Peserta Pelatihan Aplikasi Perkantoran Resmi Bersertifikat BNSP
VIDEO

Lulus Uji Kompetensi, 28 Peserta Pelatihan Aplikasi Perkantoran Resmi Bersertifikat BNSP

Next Post
Pembahasan APBD-P Kaltim 2021 Dipastikan Molor

Pembahasan APBD-P Kaltim 2021 Dipastikan Molor

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.