Dialektis.co – SD Negeri 003 Bontang Utara terus memperkuat pengembangan potensi peserta didik melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang disesuaikan dengan minat dan bakat siswa.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga mendukung pembentukan karakter dan kreativitas anak sejak dini.
Kepala SDN 003 Bontang Utara, Abdillah, mengatakan kegiatan ekstrakurikuler di sekolahnya dibagi menjadi dua kategori, yakni wajib dan pilihan.
Program wajib diikuti seluruh siswa sebagai sarana pembinaan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama antarpeserta didik dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
Sementara itu, ekstrakurikuler pilihan diberikan secara fleksibel agar siswa dapat menentukan kegiatan sesuai kemampuan dan ketertarikan masing-masing.
Menurutnya, pendekatan tersebut membuat anak lebih nyaman mengikuti proses pembinaan karena dilakukan berdasarkan minat pribadi.
“Sekolah hanya memfasilitasi dan mengarahkan. Untuk pilihan kegiatan, kami berusaha memberi kebebasan agar anak-anak bisa berkembang sesuai bakatnya,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Ia menyebut bidang olahraga dan seni menjadi kategori yang paling banyak diminati siswa setiap tahunnya. Antusiasme itu terlihat dari tingginya jumlah peserta yang mendaftar pada awal semester maupun saat pembukaan kegiatan baru.
Di bidang olahraga, basket dan futsal menjadi dua kegiatan yang paling diminati siswa. Selain dianggap menyenangkan, kegiatan tersebut juga membantu meningkatkan kebugaran fisik, melatih kerja sama tim, dan membentuk rasa percaya diri anak ketika berkompetisi.
Prestasi juga berhasil ditorehkan sekolah melalui cabang basket yang baru saja meraih juara dua dalam sebuah turnamen antarpelajar usai bulan Ramadan lalu.
Capaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa pembinaan yang dilakukan sekolah berjalan cukup efektif.
“Anak-anak sangat senang ketika berhasil membawa prestasi untuk sekolah. Itu sekaligus menjadi motivasi bagi teman-teman mereka yang lain,” katanya.
Selain olahraga, sekolah juga aktif mengembangkan kreativitas siswa melalui kegiatan seni dan literasi seperti menggambar, menulis, paduan suara, hingga mendongeng.
Kegiatan itu diarahkan untuk membangun kemampuan komunikasi, keberanian tampil, serta daya imajinasi peserta didik.
Beberapa ekstrakurikuler bahkan diproyeksikan sebagai sarana pembinaan menghadapi ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N).
Dengan pembinaan sejak awal, sekolah berharap siswa memiliki kesiapan lebih matang ketika mengikuti perlombaan di tingkat kota maupun nasional. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.









Discussion about this post