Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

RSUD Bontang Gencarkan Sosialisasi Cacar Monyet, Edukasi Masyarakat untuk Pencegahan Dini

Redaksi by Redaksi
September 17, 2024
RSUD Bontang Gencarkan Sosialisasi Cacar Monyet, Edukasi Masyarakat untuk Pencegahan Dini

Ilustrasi Cacar Monyet (Foto/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang melalui Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) semakin intensif mengedukasi masyarakat tentang bahaya penyakit cacar monyet atau monkeypox (mpox).

Sosialisasi yang dilaksanakan pada Kamis (12/9/2024) di lobi rumah sakit ini menyasar pengunjung rumah sakit dan masyarakat umum, dengan tujuan meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit tersebut.

Kegiatan promosi kesehatan ini bertajuk “Kesehatan Jiwa Masyarakat,” namun dalam rangkaian acaranya, perhatian lebih diberikan pada ulasan tentang cacar monyet. Tim PPI RSUD Bontang memaparkan informasi mengenai gejala, penyebab, penularan, dan langkah-langkah pencegahan yang harus dilakukan oleh masyarakat.

“Cacar monyet disebabkan oleh infeksi virus yang bisa ditularkan dari hewan liar seperti monyet, tikus, atau tupai. Penularan dapat terjadi melalui gigitan, cakaran, atau kontak langsung dengan cairan tubuh atau darah hewan yang terinfeksi,” kata Nur Fahmi, perwakilan Tim PPI.

Ia menambahkan, masyarakat juga harus berhati-hati saat mengonsumsi daging hewan liar dan memastikan daging dimasak hingga matang. Menurut Nur Fahmi, gejala awal cacar monyet mirip dengan infeksi virus lainnya, seperti demam, batuk, pilek, dan nyeri badan.

Namun, dalam 1-5 hari setelah gejala awal muncul, akan timbul ruam yang dimulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh, termasuk tangan, kaki, dan area alat kelamin. Ruam tersebut akan berubah menjadi bintil berisi cairan yang membesar, pecah, dan berkerak.

“Ruam ini bisa sangat gatal dan mengganggu, jadi jika ada gejala, segera konsultasi ke dokter agar penanganan bisa segera dilakukan,” jelasnya.

Penularan cacar monyet tidak hanya melalui hewan, tetapi juga antar manusia. Penularan terjadi melalui kontak fisik langsung dengan penderita, termasuk sentuhan pada ruam, berbagi tempat tidur, pakaian, atau handuk. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghindari berbagi barang-barang pribadi dengan orang yang terinfeksi.

Lebih jauh, ia juga menjelaskan, percikan liur saat batuk atau bersin dari penderita bisa menjadi media penularan virus. Nur Fahmi menekankan pentingnya etika bersin dan batuk yang benar untuk mencegah penyebaran infeksi.

“Penderita harus selalu memakai masker dan menutup hidung serta mulut saat bersin atau batuk, baik menggunakan tisu atau lengan atas, dan segera membuang tisu ke tempat sampah,” sarannya.

Selain menjaga etika batuk dan bersin, pencegahan cacar monyet juga dapat dilakukan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Cuci tangan secara teratur menggunakan sabun dan air mengalir adalah langkah pencegahan yang efektif.

Lanjutnya, jika air dan sabun tidak tersedia, masyarakat bisa menggunakan hand sanitizer sebagai alternatif. Nur Fahmi menyarankan agar cuci tangan dilakukan dengan metode enam langkah yang memastikan seluruh bagian tangan dibersihkan dengan sempurna.

“Penting untuk membersihkan tangan dengan benar, termasuk sela-sela jari dan punggung tangan, untuk memastikan semua area terkena sabun dan air,” jelas Nur Fahmi.

Ia juga menyarankan untuk menutup keran air dengan tisu sekali pakai setelah mencuci tangan agar kebersihan tangan tetap terjaga. Selain kebersihan pribadi, kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian dalam sosialisasi ini. Nur Fahmi mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan area rumah dan lingkungan sekitarnya, terutama dalam pengolahan makanan.

“Saat mengolah daging, pastikan memasaknya hingga benar-benar matang. Ini akan membantu mencegah infeksi dari bakteri atau parasit yang mungkin ada pada daging mentah,” tuturnya.

Upaya sosialisasi RSUD Bontang ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan dini terhadap penyakit cacar monyet. Dengan pengetahuan yang cukup, masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat untuk melindungi diri dan keluarga dari infeksi virus yang berbahaya ini.

RSUD Taman Husada Bontang juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala yang mencurigakan.

“Semakin dini gejala dikenali dan ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah penyebaran infeksi ke orang lain,” pungkasnya. (*).

Penulis : Mira

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: RSUD Taman Husada
ShareTweet
Previous Post

SMPN 5 Bontang Dorong Siswa jadi Penggerak Positif Lewat Maulid Nabi & Lomba Keagamaan

Next Post

Datangkan Gurutta Muhammad Yusuf, Najirah-Aswar Malam Ini Gelar Maulid Akbar di Cafe Singapore

Related Posts

Bangun Kebersamaan dengan Masyarakat, Kodim 0908/Bontang Gelar Turnamen Domino & Nobar Piala Dunia
OLAHRAGA

Bangun Kebersamaan dengan Masyarakat, Kodim 0908/Bontang Gelar Turnamen Domino & Nobar Piala Dunia

Mahfud MD: Selamat Polri-Kejagung, Silahkan Berlomba Bongkar Korupsi
WARTA

Mahfud MD: Selamat Polri-Kejagung, Silahkan Berlomba Bongkar Korupsi

Viral Surat Terbuka Sekertaris Disbudpar Berau untuk Gubernur, Jangan Ambil Kakaban Kami
WARTA

Viral Surat Terbuka Sekertaris Disbudpar Berau untuk Gubernur, Jangan Ambil Kakaban Kami

Pegawai Disnaker Bontang Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Deteksi Dini Penyakit Jadi Fokus
GAYA HIDUP

Pegawai Disnaker Bontang Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Deteksi Dini Penyakit Jadi Fokus

Remaja 15 Tahun di Loktuan Dilaporkan Hilang, Keluarga Buat Laporan Polisi
WARTA

Remaja 15 Tahun di Loktuan Dilaporkan Hilang, Keluarga Buat Laporan Polisi

Usai Pemeriksaan, Sopir Tabrak Lari di Jalan Tembus Resmi Jadi Tersangka
WARTA

Pekan Depan Kapolres Bontang Berganti, Penggantinya Mantan Kapolres Paser

Next Post

Datangkan Gurutta Muhammad Yusuf, Najirah-Aswar Malam Ini Gelar Maulid Akbar di Cafe Singapore

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.