Dialektis.co – SMPN 5 Bontang terus memperkuat pendidikan karakter melalui program keagamaan berbasis pembelajaran Al-Qur’an metode UMMI.
Program ini telah berjalan selama tiga tahun dan menjadi bagian integral dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.
Baca juga: Gandeng Pertamina & UNS, SMPN 5 Bontang Tanamkan Kesadaran Energi Sejak Dini
Wakil Kepala Sekolah SMPN 5 Bontang, Sari Indrawati, menyampaikan bahwa program tersebut menunjukkan perkembangan yang konsisten sejak pertama kali diterapkan.
Ia menegaskan bahwa selama tiga tahun berjalan, program UMMI mampu memberikan dampak positif bagi kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an siswa.
Metode UMMI sendiri merupakan sistem pembelajaran Al-Qur’an yang menekankan pada ketepatan bacaan (tartil), kefasihan, serta pembiasaan membaca secara baik dan benar sesuai kaidah tajwid.
Metode ini menggunakan pendekatan yang terstruktur, bertahap, dan berbasis mutu dengan standar yang jelas dalam proses pembelajarannya.
Dalam penerapannya, metode UMMI tidak hanya fokus pada kemampuan membaca, tetapi juga membangun kedisiplinan dan karakter religius peserta didik.
Baca juga: Cerita Guru Pendamping! Siswa SMPN5 Bontang Daur Ulang Kardus jadi Wadah Makan
Hal ini karena proses pembelajaran dilakukan secara rutin, terukur, dan melibatkan evaluasi berkala untuk memastikan capaian setiap siswa.
Untuk mendukung kualitas program, SMPN 5 Bontang menghadirkan tenaga pengajar khusus yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Tercatat sebanyak 16 guru UMMI direkrut dari lembaga Ummi Daerah atau foundation yang memang memiliki standar seleksi ketat.
“Perekrutan guru UMMI tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena membutuhkan kriteria khusus,” ucapnya.
Para pengajar harus memiliki sertifikasi dan kemampuan mengajar Al-Qur’an sesuai metode UMMI agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.
Program ini juga telah terintegrasi dalam jadwal pelajaran resmi, sehingga siswa mendapatkan waktu khusus untuk belajar Al-Qur’an di sekolah.
Integrasi ini menjadi salah satu keunggulan karena pembelajaran tidak hanya bersifat tambahan, tetapi menjadi bagian dari kurikulum harian.
Hasil dari program tersebut mulai terlihat dari capaian siswa dalam menghafal Al-Qur’an.
Beberapa siswa bahkan mampu mencapai hafalan hingga 10 juz, yang menjadi prestasi membanggakan bagi sekolah dan orang tua.
Baca juga: SMPN 5 Bontang Target Naik Level dari Adiwiyata Nasional ke Mandiri
Dengan capaian tersebut, SMPN 5 Bontang optimistis program UMMI akan terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas.
“Kami berharap metode ini dapat membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan,” pungkasnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post