Dialektis.co – Peluncuran aplikasi Teman Naker oleh Disnaker Kota Bontang mendapat respons positif dari kalangan perusahaan. Salah satunya datang dari PT KNE yang menilai platform ini mampu menjadi solusi dalam pengelolaan data pelamar kerja yang selama ini menjadi kendala.
Staf Rekrutmen PT KNE, Eny Ardhika Putri, mengungkapkan bahwa kehadiran aplikasi tersebut sangat membantu perusahaan, khususnya dalam mengoleksi dan menyimpan data kandidat secara lebih sistematis dan berkelanjutan.
“Selama ini kami menggunakan Google Form, tapi aksesnya terbatas hanya sekitar tiga bulan. Setelah itu data hilang, sehingga ketika ingin menghubungi kembali pelamar lama, kami kesulitan karena tidak punya arsipnya,” jelas Eny, Rabu (1/4/2026).
Menurutnya, Teman Naker menawarkan keunggulan pada aspek penyimpanan data jangka panjang. Data pelamar dapat tersimpan hingga bertahun-tahun, sehingga perusahaan lebih mudah menelusuri kembali kandidat yang pernah mendaftar saat dibutuhkan.
“Dengan aplikasi ini, data kandidat akan tetap tersimpan. Jadi ketika ada kebutuhan tenaga kerja, kami bisa langsung mencari dari database yang sudah ada. Ini sangat memudahkan,” tambahnya.
Baca juga: Launching “Teman Naker”, Langkah Digital Bontang Menuju Zero Pengangguran
Meski demikian, Eny juga memberikan catatan penting terkait pengembangan fitur. Ia menilai masih ada beberapa aspek yang perlu disempurnakan, terutama dalam mempermudah pencari kerja saat mengunggah dan melengkapi berkas lamaran.
“Harapannya fitur-fitur ke depan bisa lebih memudahkan pelamar dalam proses pengumpulan berkas, sehingga dari sisi perusahaan juga tidak kesulitan dalam mengolah data yang masuk,” ujarnya.
Masukan tersebut langsung mendapat perhatian dari Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. Ia menegaskan bahwa evaluasi dan pengembangan aplikasi harus terus dilakukan agar manfaatnya semakin optimal bagi semua pihak.
“Masukan ini harus menjadi atensi bagi Dinas Ketenagakerjaan untuk terus melakukan pengembangan aplikasi Teman Naker ini,” tegas Agus Haris.
Aplikasi Teman Naker sendiri dihadirkan sebagai jembatan antara pencari kerja dan perusahaan di Kota Bontang, sekaligus menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan ketenagakerjaan. Dengan kolaborasi dan penyempurnaan berkelanjutan, aplikasi ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran serta menciptakan sistem rekrutmen yang lebih transparan dan efisien. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post