Dialektis.co – Ditengah sorotan isu lingkungan dan perambahan hutan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) justru mengeluarkan pernyataan yang menyejukkan.
Gubernur Rudy Masud bersama wakilnya Seno Aji mengklaim telah menjalankan misi salah satu mereka, yakni mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan dalam wujud rehabilitasi lahan.
Tak tanggung, dalam peryataan resminya Rudy menyebut melalui Dinas Kehutanan, Pemprov Kaltim telah berhasil merehabilitasi lahan seluas 59.854,97 hektare.
Menariknya lagi, area seluas itu diklaim telah difungsikan kembali sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan areal Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yang lokasinya tersebar di sepuluh kabupaten dan kota.
Rudy menekankan upaya menjaga lingkungan adalah investasi jangka panjang untuk generasi mendatang. Sekaligus perlindungan langsung bagi masyarakat saat ini.
“Menjaga lingkungan sama merawat kehidupan dan berinvestasi masa depan menuju generasi emas. Kerusakan lingkungan akan banyak mudaratnya,” tegas Gubernur Rudy, seperti dilansir dari Instagram resmi Pemprov Kaltim, Senin (15/12/2025).
Lebih lanjut Gubernur Rudy menegaskan masyarakat dan seluruh sektor usaha, termasuk pertambangan, perkebunan, dan kehutanan untuk berpartisipasi aktif menjaga lingkungan.
Rudy menegaskan langkah menjaga lingkungan yang dimaksud dengan melakukan penutupan dan penghijauan kembali lahan yang sudah tidak aktif.
Sementara, Plt Kepala DLH Kaltim H Joko Istanto menyakinkan data rehabilitasi lahan untuk RTH dan RHL tersebut telah diverifikasi dengan berdasar data yang diajukan oleh sepuluh kabupaten/kota.
“Pemkab dan Pemkot yang mengajukan melalui aplikasi IKLH (SITALA) hingga 10 November 2025,” ujarnya.
Selain penutupan lahan, komitmen penghijauan diperkuat dengan data Dinas Kehutanan Kaltim yang mencatat penyediaan kurang lebih 1.091.702 batang bibit tanaman untuk kegiatan rehabilitasi.
Bibit ini terdiri dari 36 jenis, termasuk tanaman buah-buahan seperti Kelengkeng, Durian, Alpukat, serta jenis pohon penting seperti Ulin dan Meranti, bahkan Mangrove (Rhizophora) untuk wilayah pesisir. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post