Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

Pastikan Pemeriksaan Mata Lebih Akurat, RSUD Taman Husada Gunakan ARK-F

Redaksi by Redaksi
October 20, 2024
Pastikan Pemeriksaan Mata Lebih Akurat, RSUD Taman Husada Gunakan ARK-F

Auto Ref/Keratometer (ARK-F) Milik RSUD Taman Husada

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Pemeriksaan kesehatan mata terus mengalami perkembangan, salah satunya dengan penggunaan Auto Ref/Keratometer (ARK-F) yang merupakan alat pemeriksaan objektif kekuatan refraksi mata.

Menurut dr. Retnaningrum, spesialis mata di RSUD Taman Husada Bontang, alat ini menjadi salah satu penunjang utama dalam mendeteksi gangguan penglihatan pada pasien yang kurang kooperatif seperti anak-anak atau penderita gangguan komunikasi, termasuk pasien dengan gangguan pendengaran.

“Penggunaan alat ini membantu kami mendapatkan hasil pengukuran objektif yang lebih akurat. Misalnya, jika alat menunjukkan minus dua pada mata kiri dan kanan, hasil tersebut menjadi dasar koreksi awal. Namun, tetap dilakukan pengujian lanjut dengan koreksi refraksi subjektif untuk memastikan kenyamanan penglihatan sehari-hari bagi pasien,” jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (16/10/2024) lalu.

Kata dia, mata manusia mirip dengan kamera yang memiliki kemampuan auto-fokus. Meski hasil pemeriksaan awal sudah objektif, penting untuk melakukan koreksi subjektif guna memastikan penglihatan terang dan nyaman.

Pemeriksaan subjektif tersebut memungkinkan dokter untuk menyesuaikan koreksi berdasarkan pengalaman penglihatan pasien dalam aktivitas sehari-hari. Penggunaan alat ARK-F sangat berguna bagi pasien yang sulit berkomunikasi secara verbal.

“Pada pasien anak-anak atau mereka yang tuli, penggunaan koreksi objektif sangat diperlukan. Pemeriksaan ini dapat dilakukan secara berkala setiap empat hingga enam bulan untuk mengevaluasi perkembangan kondisi mereka, terutama seiring dengan peningkatan kemampuan komunikasi pasien anak,” lanjutnya.

Terkait prosedur pemeriksaan, dr. Retnaningrum menjelaskan, tidak semua pasien menjalani pemeriksaan dengan alat Auto Ref/Keratometer tersebut. Biasanya, alat ini digunakan ketika pasien mengeluhkan penglihatan kabur atau ada dugaan kelainan refraksi.

“Jika tidak ada kelainan struktural pada mata, maka kemungkinan besar pasien membutuhkan koreksi kacamata. Di sinilah ARK-F membantu untuk memastikan koreksi yang tepat,” ujarnya.

Namun, jika pasien memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti diabetes melitus, yang juga dapat menyebabkan penglihatan kabur, pemeriksaan lanjutan menggunakan Auto Fundus Camera akan dilakukan.

Alat ini memungkinkan dokter untuk melihat kondisi saraf mata dan mendeteksi potensi gangguan yang tidak tampak dari luar.

“Jika hasil pemeriksaan bagian luar mata tampak normal, kami akan curiga terdapat kelainan di saraf mata, sehingga perlu dilakukan foto fundus untuk memastikan diagnosis,” sebutnya.

Pemeriksaan fundus mata ini sangat penting bagi pasien dengan diabetes, karena penyakit ini dapat mempengaruhi pembuluh darah di retina dan menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani.

Deteksi dini melalui foto fundus dapat membantu mencegah komplikasi lebih lanjut.

Pada akhirnya, kombinasi pemeriksaan objektif dengan Auto Ref/Keratometer dan pemeriksaan fundus memberikan hasil yang lebih komprehensif dalam menangani gangguan penglihatan.

RSUD Taman Husada Bontang memastikan jika teknologi ini digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan mata bagi seluruh pasien, terutama mereka yang memerlukan perhatian lebih dalam evaluasi kondisi penglihatannya.

“Dengan teknologi ini, kami dapat memberikan koreksi yang tepat dan memastikan kenyamanan serta kesehatan mata pasien secara optimal,” pungkas dr. Retnaningrum. (adv).

Penulis : Mira

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co di WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: RSUD Taman Husada
ShareTweet
Previous Post

Disdikbud Gelar Seminar & Workshop Tumbuh Kembang Anak, Deteksi Dini Gangguan Belajar

Next Post

Peringkat SPM Rendah, Agus Haris: Pentingnya Miliki Kepala Daerah Paham Pemerintahan

Related Posts

Job Fair Bontang 2026 Siap Digelar 1-4 September, Puluhan Perusahaan Ditargetkan Berpartisipasi
EKBIS

Job Fair Bontang 2026 Siap Digelar 1-4 September, Puluhan Perusahaan Ditargetkan Berpartisipasi

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026
EKBIS

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Videotron Jalan Awang Long jadi Lokasi Nobar Final Piala Dunia, Agus Haris: Fasilitasi Masyarakat
WARTA

Videotron Jalan Awang Long jadi Lokasi Nobar Final Piala Dunia, Agus Haris: Fasilitasi Masyarakat

KADIN Indonesia: Piala Dunia FIFA 2026 Dorong Perputaran Ekonomi Nasional Lebih dari Rp 5 Triliun
EKBIS

KADIN Indonesia: Piala Dunia FIFA 2026 Dorong Perputaran Ekonomi Nasional Lebih dari Rp 5 Triliun

Dua Pria Asal Guntung Ditangkap, Polisi Temukan 252 Butir Pil Double L Siap Edar
WARTA

Dua Pria Ditangkap Saat Berkendara di Bontang Baru, BB Tiga Paket Sabu

Terobosan Baru Disdikbud Bontang! GELIS Jemput Anak yang Putus Sekolah, Raih Masa Depan Gemilang
GAYA HIDUP

Terobosan Baru Disdikbud Bontang! GELIS Jemput Anak yang Putus Sekolah, Raih Masa Depan Gemilang

Next Post
Peringkat SPM Rendah, Agus Haris: Pentingnya Miliki Kepala Daerah Paham Pemerintahan

Peringkat SPM Rendah, Agus Haris: Pentingnya Miliki Kepala Daerah Paham Pemerintahan

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.