Dialektis.co – Sejumlah Pasal dalam Raperda kepemudaan menjadi perhatian serius dalam Rapat kerja Komisi B DPRD kota Bontang yang dilaksanakan di Ruang sekretariat DPRD, Selasa (9/6/2026).
Rapat yang membahas tentang kepemudaan secara mendalam guna memastikan substansi Raperda tidak menimbulkan multitafsir dan pelaksanaan Raperda dapat menjawab kebutuhan generasi muda Kota Bontang.
Dalam pembahasannya, Anggota Komisi B DPRD kota Bontang, Nursalam, menyoroti sejumlah pasal kepemudaan dinilai perlu di perjelas, terutama dalam mencantumkan peraturan menteri tentang pemberdayaan kepemudaan.
Menurutnya, peraturan tersebut sangat penting untuk dipahami secara substansi agar pelaksanaannya tidak menimbulkan multitafsir di tengah masyarakat.
“Peraturan itu perlu untuk dipahami betul-betul agar tidak menimbulkan multitafsir,” ujarnya
Ia menjelaskan bahwa peraturan daerah tersebut meski mengikuti peraturan menteri, namun tetap perlu untuk dipahami secara dalam.
Selain itu, Nursalam juga menambahkan peraturan yang akan diterapkan harus disesuaikan dengan kondisi keuangan pemerintah sehingga proses pelaksanaannya dapat dijalankan secara optimal.
“Kalau sudah tertuang, maka itu adalah tanggung jawab pemerintah sesuai dengan keuangan daerah,” terangnya.
Nursalam juga menegaskan setiap ketentuan yang dimuat dalam Raperda harus memperhatikan kemampuan daerah dalam merealisasikan program-program tersebut, sebab, menangani kepemudaan memiliki perbedaan dalam penanganan masyarakat yang lebih tua,
“Ini menyangkut keuangan kita, karena menangani pemuda berbeda dengan menangani orang tua,” katanya.
Baginya, perbedaan tersebut terlihat dari kebutuhan pembinaan dan penyediaan sarana dan fasilitas yang diperlukan untuk mendukung aktivitas dan kreativitas pada generasi muda.
Oleh karena itu, penyusunan Raperda kepemudaan perlu disesuaikan dengan keadaan keuangan kota Bontang.
“Kita perlu menyusun Raperda kepemudaan ini penting untuk disesuaikan dengan keadaan yang kita alami saat ini,” pungkasnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post