Dialektis.co – Aksi seorang nelayan asal Kelurahan Bontang Lestari, Kota Bontang membuat laporan palsu, telah hilang di lautan terbongkar.
TA diduga sengaja bersembunyi, guna menghindari persoalan hutang yang ia alami.
Guna terlihat meyakinkan, ia memaksa anaknya membuat laporan hilang di lautan pada Jumat (78/2026) kemari.
Aksinya pun membuat repot petugas. Tim BPBD sempat diterjunkan mencari di lokasi terakhir dikabarkan.
Bahkan petugas sudah berada di tengah laut menyisir hampir 5 jam, hasilnya pun nihil.
Hingga aksinya terbongkar, setelah ia ditemukan justru sedang bersantai di sebuah empang oleh tim pencarian.
“Dia berbohong. Sengaja minta anaknya buat laporan palsu. Terus warga panik dan mencari korban di tengah laut,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Bontang Usman melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ismail.
Kata dia, tak hanya petugas. Sejumlah warga dan nelayan juga ikut turun tangan mencari keberadaan TA.
Setelah keberadaanya terbongkar. Anak TA, akhirnya “bernyanyi” bahwa sang ayah memang meminta dirinya membuat laporan palsu
Warga yang mengetahui kejadian itu sempat meluapkan kekesalan kepada TA. Pasalnya, informasi tersebut telah membuat masyarakat panik dan petugas mengerahkan tenaga untuk melakukan pencarian.
“Untuk mengurai masalah itu korban dibawa ke Mapolsek Bontang Selatan untuk diperiksa,” tuturnya.
BPBD Bontang mengingatkan masyarakat tidak sembarangan membuat laporan keadaan darurat, terlebih laporan orang hilang yang tidak sesuai fakta.
Sebab, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti petugas dengan mengerahkan personel dan sumber daya untuk memastikan keselamatan korban. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post