Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home GAYA HIDUP

Klarifikasi Wanita Wajo yang Viral Karena Menolak Lamaran Pria India

Redaksi by Redaksi
February 25, 2023
Klarifikasi Wanita Wajo yang Viral Karena Menolak Lamaran Pria India
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Syarifah Haerunnisa (25) warga asal Wajo, Sulawesi Selatan akhirnya memberikan klarifikasi setelah penolakan lamarannya terhadap Asib Ali Bhore (32) pria asal India, viral di media sosial.

Diketahui keduanya bertemu dalam grup WhatsApp “Hijrah”, mereka berkenalan dan kemudian menjalin asmara sebagai sepasang kekasih.

Saat hubungan mereka yang dirasa sudah serius, pria India itu nekat terbang ke Indonesia dengan membawa mukena serta kosmetik sebagai seserahan. Sayangnya lamaran Ali kepada pujaan hatinya ditolak oleh keluarga perempuan.

Alasan penolakan itu lantaran Nisa sapaan akrab Haerunnisa telah dijodohkan dengan pria lain.

Setelah beberapa waktu bungkam, akhirnya Nisa buka suara tentang persoalan yang menyita perhatian publik itu.

Mengenai penolakan lamaran tersebut, Nisa menyebutkan bahwa dari awal Ali sudah berjanji untuk melamarnya, namun tak kunjung jua pria itu datang ke Indonesia.

“Dia yang salah, dari awal kenal sudah janji mau lamar, tapi tidak pernah datang.”

“Ummiku (ibuku) capek menunggu, karena dia selalu janji bulan depan, bulan depan,” katanya.

Karena ketidakpastian dari Asib Ali Bhore mengenai kunjungan ke rumah Nisa, akhirnya pihak keluarga menerima lamaran dari pria lain.

“Makanya ummiku terima lamaran laki-laki, takutnya saya jadi perawan tua,” tambahnya.

Beredar kabar burung jika ia telah menerima sejumlah uang dari Ali. Nisa pun menjabarkan klarifikasinya lewat sebuah rekaman suara di jejaring media sosial TikTok dan Instagram, bahwa selama menjalin hubungan tak pernah ia meminta uang kepada Ali barang sekalipun.

“Masalah uangnya, tidak pernah ka minta dia sendiri yang kirim. Sering memang ka natawarkan untuk kirim nomor rekening. Mau kasih uang untuk kebutuhan sehari-hari, pembeli bedak dan sepatu. Selalu ku tolak tapi dia paksa,” ujar Nisa dalam rekaman suara.

Namun Nisa mengakui pernah memberikan nomor rekeningnya ketika ponselnya rusak, hal itu dilakukan agar Ali dan ia bisa terus berkomunikasi. Ali pun mengiriminya uang sebesar Rp 9 juta.

HP-ku rusak, makanya tidak bisa komunikasi akhirnya dia kirim uang untuk beli HP,” ucapnya.

“Untuk uang bulanan emang dia kirim, tapi saya belikan kuota untuk komunikasi dengan dia,” sambungnya.

Nisa mengatakan bahwa keluarganya ingin mengganti uang Rp9 juta yang diberikan Ali kepadanya, namun Ali menolak. Nisa juga menyampaikan bahwa ALi mengancamnya untuk bunuh diri jika pesannya tak dibalas oleh Nisa.

Mau saya kembalikan Rp10 juta tapi dia tolak bahkan sempat dia lempar. Selalu mengancam mau bunuh diri kalu saya tidak balas chatnya, bilang mau bunuh diri, iris-iris tangannya,” ucap Nisa.

Tak hanya itu, Ali juga pernah memeintanya untuk kabur dari rumah dan ikut dengan Ali.

“Ali yang suruh kabur dari rumah, makanya kirim uang supaya saya ikut sama dia,” sambungnya.

Kasat Intelkam Polres Wajo, AKP Amdia mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah mempertemukan Ali dengen pihak keluarga Nisa di Mapolres Wajo. (*)

Source Radarutara.id

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join. Agar lebih mudah instal aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Wajo
ShareTweet
Previous Post

Kuota Haji Reguler 2023 Diumumkan Kemenag, Kaltim Kebagian 2.586

Next Post

Harga Daging Ayam dan Bawang di Pasar Loktuan Kompak Naik

Related Posts

Tiket Lembah Permai Fair Gratis Malam Ini, Hadirkan Golden Memories Lewat Aksi Panggung Galatua Reborn
EKBIS

Tiket Lembah Permai Fair Gratis Malam Ini, Hadirkan Golden Memories Lewat Aksi Panggung Galatua Reborn

Bedah Novel Menghadang Kubilai Khan, Ajak Publik di Solo Menyelami Heroisme Leluhur Nusantara
RAGAM

Bedah Novel Menghadang Kubilai Khan, Ajak Publik di Solo Menyelami Heroisme Leluhur Nusantara

Cerita Ketua OSIS SMPN 1 Bontang, Bangga Sukses Gelar Aksi Eco-Earth Day di MPLS 2026
RAGAM

Cerita Ketua OSIS SMPN 1 Bontang, Bangga Sukses Gelar Aksi Eco-Earth Day di MPLS 2026

Gandeng Posyandu, Gerakan Peduli Sehat PT KMI di Loktuan Kembali Berlanjut 
GAYA HIDUP

Gandeng Posyandu, Gerakan Peduli Sehat PT KMI di Loktuan Kembali Berlanjut 

Terobosan Baru Disdikbud Bontang! GELIS Jemput Anak yang Putus Sekolah, Raih Masa Depan Gemilang
GAYA HIDUP

Terobosan Baru Disdikbud Bontang! GELIS Jemput Anak yang Putus Sekolah, Raih Masa Depan Gemilang

Pedagang: Bukan Karena Piala Dunia, Harga Ikan di Bontang Naik Karena Faktor Cuaca
EKBIS

Pedagang: Bukan Karena Piala Dunia, Harga Ikan di Bontang Naik Karena Faktor Cuaca

Next Post
Harga Daging Ayam dan Bawang di Pasar Loktuan Kompak Naik

Harga Daging Ayam dan Bawang di Pasar Loktuan Kompak Naik

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.