Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Investasi Bodong Telan Banyak Korban, Najirah Nilai Kasus Apderis Jadi Pembelajaran

Redaksi by Redaksi
June 22, 2024
Investasi Bodong Telan Banyak Korban, Najirah Nilai Kasus Apderis Jadi Pembelajaran

Wawali Najirah Saat Dikonfirmasi Wartawan (Foto/Yul)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Banyaknya warga Bontang yang menjadi korban kasus dugaan investasi Ayam Potong Deris (Apderis), mendapat atensi tersendiri dari Wakil Wali Kota Bontang, Najirah.

Selain berharap kasus ini dapat segera terselesaikan. Najirah, juga menilai kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk tidak mudah tergiur tawaran lembaga investasi dengan legalitas dan jumlah tidak wajar.

“Untuk penyelesaian hukum sudah jadi ranahnya polisi. Sebagai pemerintah, saya berharap ini jadi pelajaran, masyarakat juga jangan mudah tergiur. Hati-hati dalam berbisnis,” ujarnya saat ditemui wartawan, Kamis (20/6) kemarin.

Baca juga: DPRD Bontang Imbau Masyarakat Lebih Jeli dalam Berinvestasi

Menurutnya, perlu lebih waspada. Terlebih, pada setiap tawaran investasi yang tidak berada dalam pengawasan lembaga keuangan, yang berada dalam naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara terkait proses hukum. Najirah mengimbau untuk percaya proses yang tengah berlangsung. Ia percaya, penyidik kepolisian akan segera menyerahkan kasus ini ke pengadilan guna disidangkan.

“Jika terbukti bersalah, tersangka harus dihukum berat sesuai ketentuan. Ini jadi pembelajaran semua,” pungkasnya.

Baca juga: Tak Kunjung P21, Korban Kasus Investasi Ayam Potong Kembali Serahkan Barang Bukti

Diwartakan sebelumnya, setelah dua tersangka kasus investasi yang disebut merugikan ratusan warga Bontang ini diamankan Kepolisan. Kasusnya, belum kunjung dilimpahkan ke pengadilan.

Sebab itu, Ketua Penguyuban Ayam Potong Deris (Apderis) Helma Malini, bersama kuasa hukumnya pada Jumat (31/5/2024) lalu kembai mendatangi Polres Bontang guna menyerahkan barang bukti (BB) tambahan kasus investasi bodong berdasarkan petunjuk jaksa dalam proses penyidikan ke Polres Bontang.

Helma Malini menyatakan bahwa penyerahan tambahan BB meliputi surat tanah dan telepon genggam diharapkan dapat memperkuat berkas perkara sebagai korban penipuan investasi tersebut.

Baca juga: Aset Kandang Ayam Dugaan Investasi Bodong AP Deris di Bontang Disita

“Saat ini, kita serahkan surat tanah yang memiliki kandang ayam yang merupakan milik tersangka,” ujarnya.

Helma Malini juga mengungkapkan harapannya kepada penyelidik untuk segera menyita sejumlah aset milik tersangka, mengingat kerugian yang dialami oleh para korban apderis diperkirakan mencapai Rp11 miliar. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co di WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kominfo Bontang
ShareTweet
Previous Post

Dewan Peduli Pengembangan Olahraga Sepak Bola, Ramadhani Cup 2 Kembali Digelar

Next Post

Tutup Turnamen Sepak Bola Usia Dini Ramadhani Cup II, Joni Janji 2025 Kembali Digelar

Related Posts

Jadwal Laga Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Besok Jumpa Saint Kitts and Nevis
OLAHRAGA

Jadwal Laga Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Besok Jumpa Saint Kitts and Nevis

Sempat Dikira Pemudik, Mobil Terbakar di Bengalon Ternyata Pelangsir Bensin
WARTA

Sempat Dikira Pemudik, Mobil Terbakar di Bengalon Ternyata Pelangsir Bensin

Tarif Air Bersih PAM di Bontang Resmi Naik, Berlaku di Pembayaran April 2026
EKBIS

Tarif Air Bersih PAM di Bontang Resmi Naik, Berlaku di Pembayaran April 2026

Wali Kota Neni Minta Dispopar Perhatikan Keberadaan & Fungsi CCTV di Pulau Beras Basah
WARTA

Wali Kota Neni Minta Dispopar Perhatikan Keberadaan & Fungsi CCTV di Pulau Beras Basah

Pastikan Bantuan & Hunian Sementara, Neni Tinjau Korban Kebakaran Berebas Tengah
WARTA

Pastikan Bantuan & Hunian Sementara, Neni Tinjau Korban Kebakaran Berebas Tengah

Wali Kota Neni Minta Dispopar Perhatikan Keberadaan & Fungsi CCTV di Pulau Beras Basah
WARTA

Soal Mobil Dinkes Dipakai Berlibur ke Berau, Neni Tegaskan Akan Diproses Inspektorat

Next Post
Tutup Turnamen Sepak Bola Usia Dini Ramadhani Cup II, Joni Janji 2025 Kembali Digelar

Tutup Turnamen Sepak Bola Usia Dini Ramadhani Cup II, Joni Janji 2025 Kembali Digelar

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 138000556

article 138000557

article 138000558

article 138000559

article 138000560

article 138000561

article 138000562

article 138000563

article 138000564

article 138000565

article 138000566

article 138000567

article 138000568

article 138000569

article 138000570

article 138000571

article 138000572

article 138000573

article 138000574

article 138000575

article 138000576

article 138000577

article 138000578

article 138000579

article 138000580

article 138000581

article 138000582

article 138000583

article 138000584

article 138000585

article 138000586

article 138000587

article 138000588

article 138000589

article 138000590

article 138000591

article 138000592

article 138000593

article 138000594

article 138000595

article 138000596

article 138000597

article 138000598

article 138000599

article 138000600

article 138000601

article 138000602

article 138000603

article 138000604

article 138000605

article 138000606

article 138000607

article 138000608

article 138000609

article 138000610

article 138000611

article 138000612

article 138000613

article 138000614

article 138000615

article 208000451

article 208000452

article 208000453

article 208000454

article 208000455

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

208000446

208000447

208000448

208000449

208000450

208000451

208000452

208000453

208000454

208000455

article 228000306

article 228000307

article 228000308

article 228000309

article 228000310

article 228000311

article 228000312

article 228000313

article 228000314

article 228000315

article 228000316

article 228000317

article 228000318

article 228000319

article 228000320

article 228000321

article 228000322

article 228000323

article 228000324

article 228000325

article 228000326

article 228000327

article 228000328

article 228000329

article 228000330

article 228000331

article 228000332

article 228000333

article 228000334

article 228000335

article 238000281

article 238000282

article 238000283

article 238000284

article 238000285

article 238000286

article 238000287

article 238000288

article 238000289

article 238000290

article 238000291

article 238000292

article 238000293

article 238000294

article 238000295

article 238000296

article 238000297

article 238000298

article 238000299

article 238000300

article 238000301

article 238000302

article 238000303

article 238000304

article 238000305

article 238000306

article 238000307

article 238000308

article 238000309

article 238000310

article 238000311

article 238000312

article 238000313

article 238000314

article 238000315

article 238000316

article 238000317

article 238000318

article 238000319

article 238000320

sumbar-238000256

sumbar-238000257

sumbar-238000258

sumbar-238000259

sumbar-238000260

sumbar-238000261

sumbar-238000262

sumbar-238000263

sumbar-238000264

sumbar-238000265

sumbar-238000266

sumbar-238000267

sumbar-238000268

sumbar-238000269

sumbar-238000270

sumbar-238000271

sumbar-238000272

sumbar-238000273

sumbar-238000274

sumbar-238000275

sumbar-238000276

sumbar-238000277

sumbar-238000278

sumbar-238000279

sumbar-238000280

sumbar-238000281

sumbar-238000282

sumbar-238000283

sumbar-238000284

sumbar-238000285

sumbar-238000286

sumbar-238000287

sumbar-238000288

sumbar-238000289

sumbar-238000290

sumbar-238000291

sumbar-238000292

sumbar-238000293

sumbar-238000294

sumbar-238000295

sumbar-238000296

sumbar-238000297

sumbar-238000298

sumbar-238000299

sumbar-238000300

sumbar-238000301

sumbar-238000302

sumbar-238000303

sumbar-238000304

sumbar-238000305

sumbar-238000306

sumbar-238000307

sumbar-238000308

sumbar-238000309

sumbar-238000310

sumbar-238000311

sumbar-238000312

sumbar-238000313

sumbar-238000314

sumbar-238000315

sumbar-238000316

sumbar-238000317

sumbar-238000318

sumbar-238000319

sumbar-238000320

news-1701