Dialektis.co – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang terus memperkuat budaya disiplin dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, melalui pelaksanaan apel rutin setiap Senin pagi di halaman kantor Jalan Awang Long, Bontang Baru.
Kegiatan tersebut digelar mulai pukul 07.30 Wita sebelum pelayanan kepada masyarakat dibuka pada pukul 08.00 Wita.
Kepala Disnaker Bontang, Asdar Ibrahim, mengatakan apel rutin bukan sekadar agenda seremonial. Melainkan menjadi wadah evaluasi sekaligus koordinasi internal bagi seluruh pegawai.
Kegiatan itu diikuti seluruh unsur di lingkungan Disnaker, mulai dari pejabat struktural, pejabat fungsional hingga staf pelaksana.
Menurut Asdar, apel pagi memiliki peran penting dalam menyamakan persepsi terkait program kerja, target pelayanan, hingga berbagai agenda ketenagakerjaan yang sedang dan akan dijalankan.
“Melalui apel ini, komunikasi antarpegawai menjadi lebih baik. Kami bisa mengevaluasi capaian yang sudah dilakukan sekaligus menyampaikan arahan terkait program dan pelayanan yang harus terus ditingkatkan,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Ia menekankan, kualitas pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh pegawai Disnaker.
Terlebih, instansi tersebut setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat, khususnya para pencari kerja, perusahaan, hingga peserta pelatihan kerja.
Karena itu, Asdar meminta seluruh jajaran menjaga profesionalisme, disiplin waktu, serta memberikan pelayanan yang cepat dan ramah kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman ketika datang ke Disnaker. Pelayanan yang baik harus menjadi budaya kerja bersama,” katanya.
Selain memperkuat disiplin kerja, Disnaker Bontang juga menghadirkan inovasi menarik dalam pelaksanaan apel pagi.
Selama satu kali dalam sebulan, seluruh petugas apel mulai dari pembina apel, komandan apel, pembawa acara hingga pembaca doa diisi oleh pegawai perempuan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kesetaraan gender sekaligus memberikan ruang yang sama bagi pegawai perempuan untuk tampil dan mengambil peran dalam kegiatan kedinasan.
Asdar menilai, perempuan memiliki kapasitas dan kemampuan yang sama dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan, termasuk memimpin jalannya apel.
“Ini bagian dari komitmen kami dalam mendukung kesetaraan gender di lingkungan kerja. Semua pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” pungkasnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.









Discussion about this post