Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Heboh Pekerja Luar Daerah di Proyek PT KAN, FSP KEP: Tenaga Skill Harus Jelas

Redaksi by Redaksi
July 30, 2021
FSP KEP Bontang Susun Kepengurusan Baru, Janji Ada Keterwakilan Perempuan

Pengurus FSP KEP Bontang (Foto/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan (FSP KEP) All Industri Kota Bontang, Supriyadi angkat bicara terkait heboh kabar keberadaan sejumlah pekerja asal luar daerah di proyek pembangunan Pabrik PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN).

Supriyadi, mempertanyakan keberadaan tenaga skill yang didatangkan.

Kata dia, harus diperjelas jenis keahlian yang dimaksud harus lah benar-benar tidak dapat dipenuhi oleh tenaga kerja lokal, sehingga tidak sekedar berasumsi sepanjang tidak melanggar PERDA Nomor 10 tahun 2018.

“PERDA tersebut memang mengatur tenaga kerja luar 25 % dan tenaga lokal 75 %. Asumsi tersebut boleh saja, apabila kebutuhan tenaga kerja yang dimaksud tidak ada di Kota Bontang,”

Baca juga: Heboh Pekerja Luar Daerah di Proyek PT KAN, Begini Penjelasan Manajemen

“Apabila ada, tentu kan sangat disayangkan bila mendatangkan dari luar dengan berlindung pada PERDA itu,” tutur Yadi saat menghubungi dialektis.co, Kamis (29/7/2021).

Senada, Sekretaris DPC FSP KEP Bontang, Supriono menyatakan pihak perusahaan harus lebih peka dengan kondisi masyarakat sekitar. Terlebih di masa pandemi, penyerapan pekerja lokal harus ditingkatkan, bukan sebaliknya.

“Bila pemanfaatan sektor lapangan kerja di Bontang dimaksimalkan, kami yakin penyebaran Covid-19 akan dapat diminimalisir serta pemberlakuan PPKM tidak begitu parah dampaknya bagi masyarakat,” tegas Supriono.

Diketahui, sebelumnya informasi keberadaan sejumlah pekerja asal luar daerah di proyek pembangunan pabrik bahan peledak itu ramai diperbincangkan setelah beredar rekaman video warga di sosial media dan sejumlah group WhatsApp.

Saat dikonfirmasi media ini, pengelola proyek tidak menampik tengah memperkerjakan sejumlah tenaga kerja asal luar daerah. Namun begitu, Humas PT KAN, Ubayya memastikan komposisi jumlah pekerja yang bekerja di proyek tersebut telah sesuai dengan regulasi setempat.

Yakni, Perda nomor 10 Tahun 2018 yang mewajibkan perusahaan mengakomodir paling sedikit 75 % tenaga kerja lokal dari total jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan.

“Sedari awal kita taat aturan,” ujarnya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Senada, PT Wijaya Karya (WIKA) selaku pelaksana perkerjaan sipil menegaskan sejumlah pekerja luar daerah yang ada di lokasi saat ini bukanlah rekrutan baru, melainkan tenaga kerja organik WIKA yang memiliki ikatan kontrak kerja di bagian-bagian pekerjaan skill.

“Posisi aktif per 20 Juni (diperbaharui setiap bulan), pekerja lokal ada 185 orang dan 47 pekerja luar daerah. Jadi jika dipresentase itu 80 % banding 20 %,” beber Human Capital PT WIKA, Andik Saputra.

Hingga berita ini dipublis, awak media masih berupaya mengkonfirmasi hal ini kepada Disnaker setempat. (Yud/DT)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: BontangFSP KEP Bontang
ShareTweet
Previous Post

Gotong Royong Tolong Rakyat, Rutan Kelas IIA Samarinda Gelontorkan Ratusan Paket Sembako

Next Post

IKBAL Kaltim Galang Donasi untuk Farhan, Hafidz Yatim Piatu Karena Covid-19

Related Posts

I Putu Airlangga Devassya Asal Bontang Raih Juara 3 Mister Teen Kaltim 2026, Siap Melaju ke Nasional
WARTA

I Putu Airlangga Devassya Asal Bontang Raih Juara 3 Mister Teen Kaltim 2026, Siap Melaju ke Nasional

Masih Ingat Kasus 1.200 Butir Pil LL di Bontang, Terdakwa Divonis 4,6 Tahun Penjara
RAGAM

Peredaran Narkoba di Bontang, WhatsApp Bodong Hingga Sistem Tempel, Pemasok Diburu

Distribusi Solar di SPBU Disorot, Pertamina: Bontang Sudah Terapkan Antrean Online
EKBIS

Berlaku Mulai Hari Ini, Pertamax di Kaltim Resmi Turun Rp 350 jadi Rp16.300

21 Hari 16 Kasus Narkoba Diungkap di Bontang, Sudah 18 Orang Ditahan
WARTA

21 Hari 16 Kasus Narkoba Diungkap di Bontang, Sudah 18 Orang Ditahan

Kasus Kekerasan Anak di Loktuan Tinggi, Pemkot Bontang Siapkan Langkah Intervensi
WARTA

Soal Iuran Paguyuban Sekolah, Neni Minta Selesaikan Secara Internal Jangan Ribut-ribut

Disnaker Bontang Bekali Siswa SMK 3 Hadapi Dunia Kerja, Kenalkan Peluang Karier di Dalam dan Luar Negeri
VIDEO

Disnaker Bontang Bekali Siswa SMK 3 Hadapi Dunia Kerja, Kenalkan Peluang Karier di Dalam dan Luar Negeri

Next Post
Kisah Farhan, Hafidz 30Juz Asal Bontang Mendadak Jadi Yatim Piatu Karena Covid-19

IKBAL Kaltim Galang Donasi untuk Farhan, Hafidz Yatim Piatu Karena Covid-19

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.