Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home EKBIS

Heboh Pekerja Luar Daerah di Proyek PT KAN, Begini Penjelasan Manajemen

Redaksi by Redaksi
July 26, 2021
Heboh Pekerja Luar Daerah di Proyek PT KAN, Begini Penjelasan Manajemen

Tangkap Layar Video yang Ramai Beredar (dok-Dialektis.co)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Pengelola proyek pabrik PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN) di Kota Bontang, tidak menampik tengah memperkerjakan sejumlah tenaga kerja asal luar daerah di lokasi pembangunan pabrik bahan peledak ketiga di Kota Bontang itu.

Humas PT KAN, Ubayya memastikan komposisi jumlah pekerja yang bekerja di proyek tersebut telah sesuai dengan regulasi setempat.

Yakni, Perda nomor 10 Tahun 2018 yang mewajibkan perusahaan mengakomodir paling sedikit 75 % tenaga kerja lokal dari total jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan.

“Sedari awal kita taat aturan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (26/7/2021) Pagi.

Ia menjelaskan pekerja di proyek sipil itu direkrut PT. Wijaya Karya (WIKA). Ubayya menegaskan pihaknya menempatkan prioritas tinggi atas keselamatan kerja, sehingga pihaknya juga terus memonitor proses recruitment.

Kata dia, putra daerah terlebih dari wilayah buffer zone selalu menjadi prioritas untuk dipekerjakan dalam proyek tersebut.

“Ini hal sensitif, nggak mungkin kita main-main. Bisa dilihat di lapangan, mayoritas masyarakat Loktuan dan Guntung,” terangnya.

Sementara, Human Capital PT WIKA, Andik Saputra menjelaskan dalam proyek pembanguan pabrik tersebut banyak perusahaan yang terlibat. Serta terdapat sejumlah mandor yang memiliki hubungan kontrak kerja dengan PT WIKA.

Jadi mandor datang ke lokasi proyek bukan karena lamaran kerja, tapi karena ikatan kontrak kerja di bagian-bagian pekerjaan skill.

Namun, sebutnya, tidak semua mandor didatangkan dari luar sejumlah pekerja lokal kini juga telah ditempatkan sebagai mandor.

“Posisi aktif per 20 Juni (diperbaharui setiap bulan), pekerja lokal ada 185 orang dan 47 pekerja luar daerah. Jadi jika dipresentase itu 80 % banding 20 %,” bebernya.

Andik menyakinkan sebagai perusahaan, karena koordinasi erat dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), teman lokal dan LSM setempat, pihaknya tidak mungkin akan mengambil risiko untuk menyalahi Perda Kota Bontang yang jelas mengatur komposisi penempatan pekerja.

“Sudah berkali-kali kita audiensi sejak awal di Hotel Ekwator. Juga beberapakali audiensi dengan DPRD, jadi kami konsen sekali dengan pemenuhan 75 % pekerja lokal,”

“Hanya saja kita tidak bisa mengelola sepenuhnya untuk mengakomodir semua teman-teman diluar yang mungkin belum mendapat porsi pekerjaan, kan kita tidak bisa mengakomodir semua,” ucapnya.

Sekedar diketahui, sebelumnya, di sosial media dan sejumlah group WhatsApp ramai beredar video rekaman warga memperlihatkan aktivitas sejumlah pekerja asal luar daerah yang tengah hendak berangkat ke lokasi proyek PT KAN.

Hal itu pun bergulir liar. Sehingga menuai pandangan miring, sebab dinilai merugikan masyarakat lokal yang masih banyak menganggur, terlebih video tersebut beredar di tengah pemberlakuan PPKM level 4 akibat pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Hingga berita ini dipublis, awak media masih berupaya mengkonfirmasi hal ini kepada Disnaker setempat. (Yud/DT)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pekerja Luar DaerahPT KANPT WIKA
ShareTweet
Previous Post

5 Berita Terpopuler: TKA China Tewas, Masjid Al Ikhlas Loktuan Potong 17 Kurban

Next Post

Abdul Malik Desak Bontang City Mall Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Related Posts

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan
EKBIS

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Biaya Parkir Progresif Diterapkan di Citimall Bontang, 80% Masuk Kas Daerah
WARTA

Biaya Parkir Progresif Diterapkan di Citimall Bontang, 80% Masuk Kas Daerah

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang
WARTA

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang

Tiket Lembah Permai Fair Gratis Malam Ini, Hadirkan Golden Memories Lewat Aksi Panggung Galatua Reborn
EKBIS

Tiket Lembah Permai Fair Gratis Malam Ini, Hadirkan Golden Memories Lewat Aksi Panggung Galatua Reborn

Pengawas SPBU Kopkar Bantah Kualitas Pertamax Sulit Dipertanggung jawabkan
EKBIS

Nopol Luar Kaltim Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi di Bontang, Kecuali Angkutan Barang

Next Post
Abdul Malik Desak Bontang City Mall Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Abdul Malik Desak Bontang City Mall Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.