Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KABAR PARLEMEN DPRD Kutim

Faizal Rachman Sorot Hanya 65 Persen Lulusan SD yang Lanjut Pendidikan ke SMP di Kutim

Redaksi by Redaksi
November 27, 2023
Faizal Rachman Sorot Hanya 65 Persen Lulusan SD yang Lanjut Pendidikan ke SMP di Kutim

Anggota DPRD Kutim Faizal Rachman (Foto/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO, KUTIM – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Faizal Rachman ikut menyoroti Angka Partisipasi Kasar (APK) Sekolah Menengah Pertama (SMP)/SLTP yang termasuk masih rendah.

Sorotan itu mengacu pada data Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutim Tahun 2021-2022. Posisi APK SMP sederajat Kutim disebutkan masih kurang dari 80 persen atau tepatnya berada di angka 65 persen.

Diketahui APK SMP sederajat merupakan jumlah lulusan SD sederajat yang melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

Semakin tinggi APK berarti semakin banyak anak usia sekolah yang melanjutkan pendidikan di suatu wilayah. Legislator PDP-Perjuangan itu menyayangkan rendahnya APK SMP sederajat Kutim.

Dia meminta kondisi tersebut digenjot, dievaluasi dan diperbaiki. Karena, kata dia, Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan harus 100 persen, tidak boleh ada lagi usia anak yang sekolah, tapi tidak sekolah.

“Kalau masih ada yang berkeliaran, dia tidak bersekolah, berarti kita belum memenuhi SPM terkait dengan pendidikan,” ucap Faizal Rachman, Senin (27/11/2023).

Faizal menyatakan, APK SMP sederajat Kutim masih di bawah angka 80 persen.

“Jumlah penduduk di desa itu usia 13-15 tahun di tingkat SMP, ternyata yang sekolah datanya hanya 16.566 orang, berarti partisipasinya 65 persen, jadi kurang dari 80 persen. Ini yang harus diperbaiki, apa masalahnya pendidikan kita ?,” ungkapnya.

Faizal menilai, salah satu penyebab tingginya angka putus sekolah adalah terbatasnya jumlah sekolah negeri dan kurangnya ruang kelas belajar. Menurutnya, tidak semua orang tua mampu menyekolahkan anaknya di sekolah swasta.

Saat ini, kata dia, ketersediaan sekolah untuk pendidikan SMP rasionya hanya 41,37 persen, sementara rasio normal itu di angka 52 persen.

“Nah, jadi jumlah gedung sekolah SMP di tahun 2022 itu 105 gedung ruang kelas, sementara idealnya harus 132 , jadi kita masih kekurangan 27 gedung ruang kelas. Kita berharap di anggaran 2024 ini, semua rasio tadi, termasuk bagaimana partisipasi anak sekolah terus kita perbaiki dan terus kita tingkatkan,” pungkasnya. (adv).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1  kemudian join. Agar lebih mudah install aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: DPRD Kutim
ShareTweet
Previous Post

Faizal Rachman: Hari Guru jadi Montum Perhatikan Peningkatan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Next Post

Masdari Kidang: Hari Guru Bentuk Apresiasi Peran Guru dalam Pengembangan Pendidikan

Related Posts

Bantu Petani Kaliorang, Faizal Rachman Janji Siap Bantu Tingkatkan Jalan Usaha Tani 
DPRD Kutim

Faizal Rachman Ungkap Ada Perusahaan Sawit Sudah 15 Tahun Tanpa HGU

Berikut Struktur Keanggotaan Empat Pansus DPRD Kutim, Yan jadi Ketua Pansus Perda Gender
DPRD Kutim

Berikut Struktur Keanggotaan Empat Pansus DPRD Kutim, Yan jadi Ketua Pansus Perda Gender

DPRD Kutim Gelar Paripurna Penetapan Struktur Pansus
DPRD Kutim

DPRD Kutim Gelar Paripurna Penetapan Struktur Pansus

Dewan Jadwal Tinjau Proyek Skema Tahun Jamak, Hepnie: 2 Proyek jadi Atensi Khusus
DPRD Kutim

Hepnie Armansyah Ingatkan Pemkab Perlu Beri Perhatian Lebih Kepada Nelayan

Novel Tyty Dorong Pemkab Ciptakan Regulasi Pengatur Harga Jual BBM Eceran
DPRD Kutim

Novel Tyty Dorong Pemkab Ciptakan Regulasi Pengatur Harga Jual BBM Eceran

Novel Tyty Minta Pemkab Kutim Tertibkan Praktik Jual-Beli BBM Eceran “Pertamini”
DPRD Kutim

Novel Tyty Minta Pemkab Kutim Tertibkan Praktik Jual-Beli BBM Eceran “Pertamini”

Next Post
Masdari Kidang: Hari Guru Bentuk Apresiasi Peran Guru dalam Pengembangan Pendidikan

Masdari Kidang: Hari Guru Bentuk Apresiasi Peran Guru dalam Pengembangan Pendidikan

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.