Dialektis.co – Dukung persiapan Operasi Timbang Serentak yang akan digelar mulai 9 hingga 13 Juni 2026 mendatang, anggota DPRD Bontang, Bonnie Sukardi, turut menghadiri langsung pertemuan kader dan tim Posyandu se-Kecamatan Bontang Barat, Senin (8/6/2026) pagi.
Dalam pertemuan yang digelar Puskesmas Bontang Barat di Kantor Kelurahan Kanaan itu. Sukardi berharap mampu jadi momentum memperkuat akurasi data stunting di wilayah tersebut.
Kata Bonnie, program ini nantinya jadi gambaran nyata kondisi gizi balita.
Sehingga data yang diperoleh sangat penting. Sebagai dasar pola intervensi yang akan dilakukan.
“Jangan justru ditutupi. Kalau memang ditemukan angka stunting yang tinggi, itu harus dilihat sebagai indikator untuk memperkuat upaya penanganan,” ujarnya.
Bonnie mengingatkan, data yang baik akan sangat membantu menyusun program yang lebih efektif.
Menurut politisi PKB itu, data yang lengkap jauh lebih bagus. Dibanding sekadar menampilkan angka rendah, yang belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya.
Lebih jauh, Bonnie mengapresiasi kesiapan Puskesmas Bontang Barat dalam pendataan dan pemantauan status gizi balita.
Pasalnya, Operasi Timbang Serentak dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh anak mendapatkan pemantauan pertumbuhan secara berkala. Sehingga risiko stunting dapat dideteksi lebih cepat.
Ia pun mengimbau seluruh orangtua untuk aktif dan berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini yang akan dipusatkan di setiap posyandu.
“Semakin tinggi cakupan penimbangan. Semakin baik pula kualitas data yang dihasilkan,” tuturnya.
Data yang dihasilkan tidak hanya sekadar untuk mengetahui angka stunting. Tetapi juga menjadi dasar evaluasi berbagai program kesehatan dan gizi yang telah dijalankan. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post