Dialektis.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang terus mematangkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2026. Salah satu yang disiapkan adalah fleksibilitas alur pendaftaran melalui dua model, yakni offline (langsung) dan online.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Nuryadi Bachtiar, menjelaskan bahwa skema ini dirancang untuk memudahkan orang tua dalam mengakses layanan pendaftaran sesuai kondisi masing-masing.
Pada model pertama atau Model A, calon murid baru bersama orang tua atau wali datang langsung ke sekolah tujuan. Mereka akan mengambil sekaligus mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan oleh panitia di satuan pendidikan.
Setelah itu, berkas persyaratan diserahkan kepada panitia. Operator sekolah kemudian akan menginput data pendaftaran secara online melalui sistem yang telah disiapkan pemerintah.
“Setelah proses input selesai, calon murid akan menerima tanda bukti pendaftaran dari panitia. Dokumen ini penting sebagai bukti telah mendaftar dan digunakan saat proses daftar ulang jika dinyatakan diterima,” jelasnya, Rabu (15/4/2026) kemarin.
Sementara itu, Model B memberikan alternatif bagi orang tua yang ingin melakukan pendaftaran secara mandiri dari rumah. Calon murid dapat didaftarkan secara online, kemudian bukti pendaftaran dicetak sebagai dokumen awal.
Selanjutnya, orang tua tetap diwajibkan datang ke sekolah tujuan untuk menyerahkan bukti pendaftaran tersebut beserta berkas persyaratan lainnya. Panitia sekolah akan melakukan verifikasi sebelum menerbitkan tanda bukti pendaftaran resmi.
Nuryadi menegaskan bahwa kedua model ini sama-sama sah dan memberikan kemudahan, tergantung kesiapan dan kenyamanan orang tua dalam mengakses layanan digital.
Selain itu, sistem pendaftaran SD juga mengacu pada prinsip zonasi atau domisili. Calon murid hanya dapat mendaftar pada satuan pendidikan yang berada di wilayah terdekat dengan tempat tinggalnya.
“Calon murid bisa memilih sekolah dalam satu wilayah terdekat, tetapi tidak diperkenankan memilih lintas wilayah. Ini untuk memastikan pemerataan akses pendidikan,” tuturnya.
Untuk transparansi, masyarakat juga dapat memantau perkembangan pendaftaran melalui jurnal SPMB online yang dapat diakses kapan saja melalui laman resmi yang telah disediakan.
Dengan sistem ini, Disdikbud Bontang berharap proses penerimaan murid baru dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.









Discussion about this post