Dialektis.co – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah daerah akan mengalami iklim panas hingga akhir tahun 2026.
BMKG menyebut musim kemarau 2026 di Indonesia mulai berlangsung sejak April dengan karakteristik yang lebih kering serta suhu udara relatif tinggi.
Data Climate Outlook 2026, suhu rata-rata tahunan diperkirakan berada di kisaran 25–29°C. Dengan beberapa wilayah berpotensi mengalami suhu 28°C hingga di atas 29°C.
“Daerah yang perlu diwaspadai meliputi sebagian Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, pesisir utara Jawa, serta Papua Selatan,” tulis BMKG dalam pernyataan resminya.
Anomali suhu tahun 2026 diperkirakan hanya +0,3°C atau tidak lebih panas dari 2024.
Namun, BMKG memprediksi kondisi kemarau tetap berpotensi memicu cuaca ekstrem panas di sejumlah wilayah.
Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus hingga September. Dengan suhu rata-rata mencapai 25,5–30°C.
Bahkan, masih dalam pernyataannya. Pengamatan BMKG pada 5–6 April 2026 menunjukkan beberapa wilayah sudah mencatat suhu maksimum tinggi.
“Seperti Gorontalo yang mencapai 35,7°C, disusul Subang dan Semarang sekitar 35°C,” ungkapnya.
Sejumlah daerah lain seperti Majalengka, Kupang, hingga Jakarta juga mencatat suhu di atas 34°C.
Kondisi ini menjadi sinyal awal meningkatnya suhu ekstrem di musim kemarau, sehingga masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko dehidrasi, kekeringan, dan dampak perubahan iklim lainnya. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post