Dialektis.co – Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, mengungkap komitmen perusahaan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan melalui penguatan sektor pertanian, industri, serta pemberdayaan masyarakat.
Pada sektor pertanian, program pendampingan agrosolution di awal 2026 ini telah mulai dijalankan. Bahkan, hingga Februari 2026 telah menjangkau 209 petani dengan total lahan mencapai 1.705 hektare di Kalimantan Timur.
“Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani melalui pendampingan intensif dan berkelanjutan,” ujarnya saat buka puasa bersama media, termasuk redaksi dialektis.co beberapa hari lalu.
Di sektor industri, Pupuk Kaltim tengah membangun proyek strategis. Salah satunya pembangunan pabrik soda ash. Proyek ini diharap bisa membuka peluang kerja bagi tenaga kerja lokal.
Proyek Revamping Ammonia Pabrik-2 yang telah rampung. Memberi kontribusi nyata terhadap penyerapan tenaga kerja. Serta peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kedua proyek tersebut dinilai turut meningkatkan aktivitas ekonomi lokal. Mulai dari sektor penyediaan konsumsi harian dan jasa transportasi. Hingga keterlibatan pelaku usaha lokal dan UMKM dalam penyediaan barang dan jasa.
Tak berhenti di situ, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kaltim juga turut memberi kontribusi nyata. Terbukti, sepanjang 2025 saja telah direalisasikan anggaran sebesar Rp59 miliar.
Menariknya, program TJSL ini difokuskan pada lima bidang prioritas, yakni sosial, ekonomi, lingkungan, hukum, dan tata kelola. Mendorong pemberdayaan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di berbagai sektor.
“Memasuki Ramadan 2026. Perusahaan juga kembali menghadirkan program Bantuan PKT Proaktif sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Kota Bontang,” paparnya.
Melalui program ini dilakukan penyaluran sembako, bantuan operasional dan fasilitas bagi masjid dan musala. Dukungan kepada panti asuhan, panti jompo, serta pondok pesantren.
Serta dukungan untuk kegiatan buka puasa bersama hingga penyelenggaraan program mudik gratis bagi masyarakat Bontang. Total bantuan program Ramadan ini mencapai Rp4,3 miliar.
Anggono Wijaya menegaskan melalui berbagai inisiatif itu, kehadiran Pupuk Kaltim tidak sekadar perusahaan industri. Tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post