Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

Anggaran Terbatas, Pemkot Bontang Ubah Skema Program RT Lebih Prioritas

Redaksi by Redaksi
April 9, 2026
Anggaran Terbatas, Pemkot Bontang Ubah Skema Program RT Lebih Prioritas

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (Foto/ PPID Baperrida)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Pemerintah Kota Bontang mulai melakukan penyesuaian kebijakan terhadap program Rukun Tetangga (RT) seiring tekanan pada keuangan daerah. Salah satu langkah yang diambil adalah membatalkan rencana alokasi anggaran hingga Rp200 juta per RT.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan bahwa kondisi fiskal saat ini tidak memungkinkan program tersebut dijalankan sesuai rencana awal. Karena itu, pemerintah memilih langkah yang lebih realistis agar penggunaan anggaran tetap efektif dan menyasar kebutuhan utama masyarakat.

Menurutnya, skema anggaran besar untuk setiap RT sulit diterapkan dalam situasi sekarang. Pemerintah harus melakukan penyesuaian agar tidak membebani keuangan daerah sekaligus tetap menjaga kualitas pembangunan.

Baca juga: Efisiensi, Pemkot Bontang Bakal Alihkan Sewa Mess di Jakarta ke Lokasi Lebih Murah

“Namun kami tetap melaksanakan mandatory spending (belanja negara yang diatur undang-undang) sebesar lima persen dari APBD. Rencananya Rp19-20 miliar akan digunakan untuk perbaikan infrastruktur di RT,” tegas Neni.

Perubahan kebijakan ini bukan sekadar pemotongan anggaran, melainkan pergeseran pendekatan. Pemkot ingin memastikan belanja daerah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menangani persoalan mendasar di lingkungan.

Neni menilai, selama ini masih ada penggunaan dana RT yang kurang berdampak luas. Contohnya pengadaan perlengkapan kegiatan yang sifatnya berulang dan tidak menyelesaikan kebutuhan utama warga.

Ke depan, pemerintah akan mengarahkan pembangunan lebih terpusat di tingkat kelurahan. Dengan skema ini, penentuan program akan didasarkan pada skala prioritas kebutuhan paling mendesak di masing-masing wilayah.

Dalam penerapannya, tidak seluruh RT dalam satu kelurahan akan menerima program secara bersamaan. Pemkot akan melakukan seleksi agar intervensi pembangunan lebih tepat sasaran dan memberi dampak maksimal.

“Jadi uang itu betul-betul bermanfaat secara maksimal dan bisa dinikmati orang banyak,” beber Neni.

Baca juga: Revitalisasi Danau Kanaan Ditunda, Pemkot Berharap Bantuan Pemprov untuk Pengerukan

Meski terjadi perubahan kebijakan, operasional RT dipastikan tetap berjalan. Pemerintah tetap mengalokasikan insentif bagi pengurus RT, mulai dari ketua hingga perangkat lainnya.

Pemkot menegaskan, penyesuaian ini bukan untuk mengurangi peran RT, melainkan memperkuat fungsinya sebagai ujung tombak dalam mengidentifikasi dan mengawal kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.

Dengan pendekatan baru ini, diharapkan pembangunan di Kota Bontang menjadi lebih terarah, efisien, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. (*/Adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Diskominfo Bontang 2026
ShareTweet
Previous Post

Wali Kota Neni Wacanakan Pulau Beras Basah Dikelola Swasta, Mekanisme Terbuka

Next Post

Syarat Ketat Masuk SD di Bontang, Wajib Usia 6 atau 7 Tahun per 1 Juli 2026

Related Posts

Kabut Asap Memburuk, Pelajar di Bontang Dipulangkan
WARTA

Kabut Asap Memburuk, Pelajar di Bontang Dipulangkan

Lihat Langsung IKN, ISKA Papua Selatan Tegaskan Dukungan Pembangunan
KOLOM

Lihat Langsung IKN, ISKA Papua Selatan Tegaskan Dukungan Pembangunan

Jurnalis Dilarang Ikut Mediasi Demo PLN, Hasil Pertemuan Dipertanyakan
WARTA

Jurnalis Dilarang Ikut Mediasi Demo PLN, Hasil Pertemuan Dipertanyakan

Bontang Terapkan TKA untuk Seleksi Masuk SMP 2026
WARTA

Kualitas Udara Bontang Memburuk, Sekolah Dibolehkan Gelar Belajar dari Rumah

Disdikbud Soroti Lonjakan Kasus Narkoba pada Pelajar, Lima Bulan 6 Pelajar Direhab
WARTA

Waspada Dampak Kabut Asap, Disdikbud Bontang Imbau Siswa Gunakan Masker

Terekam CCTV, 2 Hari Berturut-turut Warga PC6 Badak Luar Kemalingan Tabung Gas
VIDEO

Terekam CCTV, 2 Hari Berturut-turut Warga PC6 Badak Luar Kemalingan Tabung Gas

Next Post
Syarat Ketat Masuk SD di Bontang, Wajib Usia 6 atau 7 Tahun per 1 Juli 2026

Syarat Ketat Masuk SD di Bontang, Wajib Usia 6 atau 7 Tahun per 1 Juli 2026

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.