Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Analisa Sebab Gempa Turki Sangat Mematikan, 2.300 Orang Dilaporkan Tewas

Redaksi by Redaksi
February 6, 2023
Analisa Sebab Gempa Turki Sangat Mematikan, 2.300 Orang Dilaporkan Tewas
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Lebih dari 2.300 orang dilaporkan tewas akibat gempa yang mengguncang Turki dan Suriah. Terdapat beberapa faktor yang disebut membuat gempa menimbulkan banyak korban jiwa.

Dilansir AFP, Senin (6/2/2023) kombinasi berbagai faktor membuat gempa kuat ini sangat mematikan. Beberapa faktor tersebut yaitu waktu kejadian, lokasi, garis patahan yang relatif tenang hingga lemahnya konstruksi bangunan yang runtuh.

Disebutkan saat ini tercatat lebih dari 2.300 orang tewas akibat gempa berkekuatan M 7,8 yang terjadi pada senin pagi waktu setempat. Jumlah korban diperkirakan akan bertambah karena adanya gempa susulan.

Gempa tersebut menyebabkan kehancuran sebagian karena kekuatannya dan karena menghantam wilayah berpenduduk.

Alasan lain yaitu karena gempa terjadi pada pukul 04.17 (0117 GMT), yang berarti bahwa orang-orang yang sedang tidur.

“Terperangkap ketika rumah mereka runtuh,” kata peneliti kehormatan di British Geological Survey Roger Musson, kepada AFP.

Konstruksi bangunan juga tidak “benar-benar memadai untuk daerah yang rawan gempa besar,” katanya.

Hal lain yaitu sebagian mungkin disebabkan oleh fakta bahwa garis patahan tempat gempa terjadi baru-baru ini relatif tenang.

Diketahui, Turki berada di salah satu zona gempa paling aktif di dunia. Sebuah gempa di sepanjang garis patahan Anatolia Utara di wilayah Turki utara Duzce menewaskan lebih dari 17.000 orang pada tahun 1999.

“Tapi gempa Senin terjadi di sisi lain negara itu, di sepanjang patahan Anatolia Timur. Sesar Anatolia Timur tidak memiliki gempa berkekuatan 7 selama lebih dari dua abad, yang bisa berarti orang “mengabaikan betapa berbahayanya itu,” kata Musson. (*)

Source: detikNews

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join. Agar lebih mudah instal aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Gempa
ShareTweet
Previous Post

Perlu Revisi, Kajian 8 Kelurahan Baru di Bontang Segera Finishing Bersama Dewan

Next Post

Daftar Lokasi Listrik Padam di Bontang Hari Ini, Berlangsung Hingga Jam 12 Siang

Related Posts

Disnaker Bontang Gelar Tes Seleksi Pelatihan K3 Ketinggian, Peserta Berebut 31 Kuota
EKBIS

Disnaker Bontang Gelar Tes Seleksi Pelatihan K3 Ketinggian, Peserta Berebut 31 Kuota

Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2026, Pertegas Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
EKBIS

Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2026, Pertegas Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif

350 Tentara Yonarhanud 7/ABC Dipersiapkan Jaga Perbatasan, Pangdam Cek Langsung Kesiapan
WARTA

350 Tentara Yonarhanud 7/ABC Dipersiapkan Jaga Perbatasan, Pangdam Cek Langsung Kesiapan

Pangdam VI/Mulawarman Kunjungi Kodim 0908/Bontang, Berikan Arahan Kepada Prajurit
WARTA

Pangdam VI/Mulawarman Kunjungi Kodim 0908/Bontang, Berikan Arahan Kepada Prajurit

Pelatihan Barbershop Dimulai, Disnaker Bontang Bekali 28 Peserta Siap Bersaing Lahirkan Wirausaha Baru
WARTA

Pelatihan Barbershop Dimulai, Disnaker Bontang Bekali 28 Peserta Siap Bersaing Lahirkan Wirausaha Baru

Kronologi Polda Tangkap Tiga Pria di Loktuan & Guntung, Barang Bukti 50 Paket Sabu
RAGAM

Kronologi Polda Tangkap Tiga Pria di Loktuan & Guntung, Barang Bukti 50 Paket Sabu

Next Post
Sri Mulayani Sebut Jokowi Setuju Naikkan Tarif Listrik Golongan Atas 3.000 VA

Daftar Lokasi Listrik Padam di Bontang Hari Ini, Berlangsung Hingga Jam 12 Siang

Discussion about this post

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.