Dialektis.co – Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) setempat dalam menangani permasalahan penerangan jalan umum (PJU).
Menurutnya Dishub seolah belum memiliki rencana kerja yang terukur. Pasalnya, sejumlah ruas jalan masih dalam kondisi gelap. Baik kerena PJU rusak, maupun belum adanya fasilitas penerangan.
“Ini banyak jadi keluhan warga,” ujarnya saat ditemui usai rapat dengar pendapat, Senin (4/5/2026).
Politisi Golkar itu menyebut persoalan ini sangat serius untuk ditindak lanjuti.
Ia menilai, Dishub harus memiliki target yang jelas. Kapan persoalan jalan gelap ini dapat dituntaskan. Terlebih pemerintah kota telah mencanangkan program Bontang Terang.
“Sejak 2024 saya suarakan. Dishub hanya terus berjanji. Katanya sempat mau dijalankan di 2025, tapi entah mana realisasinya,” tegasnya.
Alfin mengau sangat menyayangkan lambanya kinerja Dishub mengatasi hal ini. Padahal alokasi anggaran telah disiapkan.
Ia pun mendesak sinergi untuk ditigkatkan. Pihaknya akan terus pelototin kinerja Dishub, khususnya terkait peneranga jalan umum ini.
Alfin menegaskan. Jika tahun ini belum juga terealisasi, maka paling lambat pada 2027 seluruh permasalahan PJU harus sudah bisa dirampungkan.
“Kita ini tinggal di kota, tapi rasanya seperti di desa karena gelap. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.







Discussion about this post