Dialektis.co – Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Sitti Yara, menyoroti keberadaan fasilitas Autis Center yang dia nilai belum dimanfaatkan secara optimal, sebagai pusat layanan terapi dan pelatihan anak disabilitas.
Hal itu ia tegaskan menyusul bayaknya aspirasi masyarakat saat ia menggelar reses. Bahwa masih terbatasnya akses terapi bagi anak disabilitas di Kota Bontang.
Politisi PKB itu menegaskan, sudah seharusnya Autis Center digunakan secara optimal sesuai fungsinya.
Namun ia menyatakan hal itu juga harus dibarengi dengan program peningkatkan sosialisasi dan kualitas layanan.
Baginya, pemerintah kota harus hadir mewujudkan adanya dukungan layanan terapi yang memadai bagi anak penyandang disabilitas.
“Saya percaya, dengan akses terapi dan pelatihan yang baik. Anak disabilitas akan mampu berkembang bahkan melampaui teman-temannya,” ujarnya kepada wartawan.
Tiara -sapaan karibnya, menegaskan persoalan ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kesenjangan layanan perlu segera diatasi.
Pasalnya, terapi memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak penyandang disabilitas.
Tanpa terapi yang berkelanjutan, kemampuan dan potensi anak tidak dapat berkembang secara maksimal, sehingga berpengaruh terhadap kualitas hidup mereka ke depan.
Untuk itu ia mendorong pentingnya memastikan Autis Center sebagai layanan terapi yang mudah diakses. Baik dari sisi fasilitas, tenaga pendamping, maupun keberlanjutan program.
“Kami (DPRD Bontang, komitmen dalam mendorong pemenuhan hak penyandang disabilitas secara menyeluruh,” tegasnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post