Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home INFOGRAFIS

Neni Siap Berbenah, Optimis Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem dalam 100 Hari Kerja

Redaksi by Redaksi
December 27, 2024
Neni Siap Berbenah, Optimis Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem dalam 100 Hari Kerja

Wali Kota Bontang Terpilih Neni Moerniaeni

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Wali Kota Bontang terpilih, Neni Moerniaeni optimis dapat segera menyelesaikan angka kemiskinan ekstrem di wilayahnya hanya dalam kurun waktu 100 hari kerja.

Neni memastikan pemerintah kota akan hadir membantu 149 warga dalam 42 kepala keluarga (KK) yang masuk miskin ekstrem. Sesuai data lapangan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat tersebut.

“Kita akan berikan bantuan Rp 300 ribu untuk setiap jiwa, bukan KK,” ucap Neni, Jumat (27/12/2024).

Dirincikannya, dengan asumsi APBD mencapai 3 T. Anggaran penuntasan miskin ekstrem ini hanya mencapai Rp 536,4 juta per tahun. Atau Rp44,7 juta setiap bulannya.

Menurutnya alokasi tersebut memungkinkan untuk dilakukan. Ia pun menyatakan, hal ini akan langsung dilaksanakan pada pergeseran APBD. Setelah dirinya dilantik.

Neni menyatakan, di awal kerja dirinya akan memaksimalkan pergeseran APBD 2025 untuk pelaksanaan program mendesak yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Malu kita masih ada miskin ekstrem. Ini akan segera kita benahi,” paparnya.

Diungkapkannya, berdasar data Dinkes Bontang. Pemetaan warga miskin ekstrem berada di 10 Kelurahan. Dengan menempatkan Berbas Tengah sebagai wilayah tertinggi dengan 42 individu dari 12 KK.

Sementara, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengungkapkan penentuan warga miskin ekstrem ini dilakukan dengan kemampuan warga dalam memenuhi kebutuhan hidup harian.

Yakni, setiap warga yang memiliki pendapatan tidak lebih dari USD 1,9 PPP (Purchasing Power Parity), atau setara dengan Rp10.739 per orang per hari, atau Rp322.170 per orang per bulan.

Kata dia, mengacu indikator Bank Dunia pada 2022, dengan asumsi bahwa satu rumah tangga rata-rata terdiri atas empat jiwa.

Rumah tangga dengan pengeluaran bulanan di bawah Rp1.288.680 juga masuk dalam kategori miskin ekstrem berdasarkan aturan tersebut.

Awalnya, mengacu data Kemenko Prekonomian menunjukkan angka 1.600 jiwa. Namun saat Dinkes Bontang melakukan pengecekan lapangan, angkanya menyusut jadi 149 jiwa.

“Angka 149 jiwa dari 42 kepala keluarga di Bontang ini hasil tinjau lapangan yang kami lakukan secara langsung,” ungkap Toetoek. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bontang
ShareTweet
Previous Post

Sofyan Hasdam Akui Revisi UU Pilkada Bergulir, Wacana Walikota Dipilih Dewan Menguat

Next Post

Jangan Lewatkan Pupuk Kaltim Fest, Digelar Hingga Malam Tahun Baru Ada Band Nidji 

Related Posts

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan
WARTA

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta
WARTA

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta

Sabtu Pemeliharaan WTP Altra Bontang, 16.500 Pelanggan di Area Ini Terdampak
WARTA

Kemarau Datang, Warga Bontang Diimbau Bijak Gunakan Air Bersih

Gagal Kabur, Dua Pelaku Curanmor di Sebuntal Ditangkap Warga di Jalan Poros BON-SMR
WARTA

Pelaku Curanmor Milik Pekerja SPBU Bonles Tertangkap, Ternyata Masih Pelajar

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Biaya Parkir Progresif Diterapkan di Citimall Bontang, 80% Masuk Kas Daerah
WARTA

Biaya Parkir Progresif Diterapkan di Citimall Bontang, 80% Masuk Kas Daerah

Next Post
Jangan Lewatkan Pupuk Kaltim Fest, Digelar Hingga Malam Tahun Baru Ada Band Nidji 

Jangan Lewatkan Pupuk Kaltim Fest, Digelar Hingga Malam Tahun Baru Ada Band Nidji 

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.