Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

Buka Workshop Pendidikan, Hetifah: Pendidikan Usia Dini Ibarat Pondasi Rumah

Redaksi by Redaksi
May 15, 2023
Buka Workshop Pendidikan, Hetifah: Pendidikan Usia Dini Ibarat Pondasi Rumah
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak bisa dianggap sepele. Ibarat membangun rumah, pendidikan PAUD adalah pondasi. Oleh karena itu, butuh perhatian serius dari semua pihak terhadap pendidikan di jenjang ini.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, dalam sambutannya saat membuka Workshop Pendidikan dengan tema “Merdeka Belajar Episode 24: Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan” di Hotel Grand Equator, Kota Bontang, Senin (15/5/2023).

“Contohnya yang disebut sebagai pondasi. Sebelum mampu menulis, anak harusnya mempunyai kemampuan menggenggam. Jadi jangan paksakan melakukan sesuatu melampaui tahap tumbuh kembangnya,” ujarnya.

Lebih jauh, Hetifah mengajak semua pihak untuk terus menguatkan gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Sebagai upaya melindungi  hak anak untuk bertumbuh, berproses dan dihargai baik di lingkungan satuan pendidikan maupun di rumah.

“Apresiasi untuk tenaga pendidik di Kota Bontang yang terus berupaya mewujudkan dunia pendidikan ramah anak,” ucapnya.

Direktur Sekolah Dasar (SD) Kemendikbudristek RI, Muhammad Hasbi menyampaikan apresiasinya kepada Hetifah Sjaifudian yang dinilai konsisten mendukung kemajuan dunia pendidikan khususnya di Kalimantan Timur dan Kota Bontang.

“Tentu kami berkomitmen untuk membantu Kaltim dan Kota Bontang memajukan dunia pendidikan, melalui berbagai skema kebijakan yang ada di Kemendikbudristek,” tuturnya.

Hasbi menjelaskan, kebijakan merdeka belajar transisi PAUD ke SD yang menyenangkan ini salah satunya dilatarbelakangi masih terjadinya miskonsepsi praktik pembelajaran bagi anak usia dini.

Sekolah Dasar sudah tidak boleh lagi memberlakukan tes masuk, pembelajaran yang belum mencerminkan pembangunan kemampuan dasar, serta masih banyak anak yang langsung masuk Kelas 1 SD, tanpa melalui PAUD, sehingga tidak mendapat fase fondasi yang menjadi haknya.

Kata dia, pemerintah ingin memastikan tidak ada patahan pembelajaran dari jenjang PAUD ke SD, sehingga peserta didik dapat menguasai kemampuan dasar yang selaras dengan profil pelajar Pancasila.

“Kalau bahasa agamanya, haram hukumnya SD memberlakukan tes calistung (baca, tulis dan hitung) pada penerimaan sekolah,” tegasnya.

Sementara, Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparudin menyampaikan pihaknya menyambut baik penerapan kebijakan merdeka belajar transisi PAUD ke SD ini.

“Alhamdulillah, sesuai arahan Kementerian program meniadakan tes calistung pada penerimaan SD ini sudah lama kita terapkan. Bahkan kami sudah membentuk tim pelaksana merdeka belajar,” paparnya.

Lebih jauh, Saparudin menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Wakil Ketua Komisi X DPR RI bersama Direktur SD Kemendikbudristek RI di Kota Bontang.

Ia pun berharap perjumpaan ini, nantinya juga berbuah meningkatnya bantua dana alokasi khusus (DAK) untuk peningkatan infrastruktur pendidikan di Kota Bontang.

Sekedar diketahui, workshop pendidikan yang diikuti ratusan pengajar tingkat PAUD dan SD ini menghadirkan sejumlah pembicara diantaranya Koordinator Program Turuntangan Foundation Nurul Khotimah, Ketua HIMPAUDI Kota Bontang 2011-2019 Nurdaniati, Kepala Disdikbud Bontang Bambang Cipto Mulyono, dan dipandu oleh moderator Siti Khadijah. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join. Agar lebih mudah instal aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Hetifah
ShareTweet
Previous Post

Profil Taufany, Pencetak Goal Penentu Kemenangan Indonesia Vs Vietnam

Next Post

Anggaran DAK Pendidikan Bontang 2024 Diprediksi Naik, Bisa Capai Rp 43 Miliar

Related Posts

Pagi Ini Hadapi Samarinda di Laga DPRD Cup 2025, Bontang Incar Juara
WARTA

Sekwan Bontang Bantah Hambur Uang Rp3 Miliar Hanya untuk Beli 27 Unit Mikrofon

Polisi Tegaskan Isu Kenaikan Denda Tilang 150 Persen & Tilang Manual Menyeluruh Hoaks
WARTA

Polisi Tegaskan Isu Kenaikan Denda Tilang 150 Persen & Tilang Manual Menyeluruh Hoaks

Kabar Duka, Mantan Bupati PPU Andi Harahap Tutup Usia di RSKD Balikpapan
WARTA

Kabar Duka, Mantan Bupati PPU Andi Harahap Tutup Usia di RSKD Balikpapan

Waspada! 3 Lokasi Penerapan ETLE di Bontang, Pelanggar Bisa Ditilang Berulang-ulang
WARTA

Polisi: Pemotor Tabrak Pot Bunga Depan Gerbang Perum BSD dalam Kondisi Mabuk

Tabrak Pot Bunga Depan Gerbang Perum BSD, Pemotor Dilarikan ke Rumah Sakit
WARTA

Tabrak Pot Bunga Depan Gerbang Perum BSD, Pemotor Dilarikan ke Rumah Sakit

Kasus Kekerasan Anak di Loktuan Tinggi, Pemkot Bontang Siapkan Langkah Intervensi
WARTA

APBD Bontang 2027 Diproyeksi Hanya Rp 1,6 Triliun, Sejumlah Proyek Bakal Ditunda

Next Post
Anggaran DAK Pendidikan Bontang 2024 Diprediksi Naik, Bisa Capai Rp 43 Miliar

Anggaran DAK Pendidikan Bontang 2024 Diprediksi Naik, Bisa Capai Rp 43 Miliar

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.