Bingung memilih genset diesel? Pelajari 5 tips memilih genset sesuai daya dan kebutuhan listrik agar tidak salah beli dan lebih hemat biaya.
Dialektis.co – Ketersediaan listrik yang stabil menjadi kebutuhan penting, baik untuk rumah tangga, bisnis, maupun sektor industri. Genset diesel dapat menjadi solusi utama sebagai sumber listrik cadangan maupun sumber listrik utama.
Pemilihan genset diesel tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Kesalahan dalam menentukan kapasitas daya atau spesifikasi dapat menyebabkan pemborosan biaya, kerusakan peralatan, hingga umur genset yang lebih pendek.
Berikut ini lima tips penting untuk memilih genset diesel yang tepat sesuai daya dan kebutuhan listrik.
1. Hitung Total Kebutuhan Daya Secara Akurat
Langkah pertama memilih genset diesel adalah menghitung total kebutuhan daya listrik. Daftar semua peralatan listrik yang akan disuplai oleh genset, mulai dari lampu, AC, mesin produksi, pompa air, hingga perangkat elektronik lainnya.
Perhatikan daya masing-masing alat dalam satuan watt atau VA, kemudian jumlahkan secara keseluruhan.
Selain daya normal, perlu untuk memperhitungkan daya awal (starting power), terutama untuk peralatan bermotor seperti AC, kulkas, dan mesin industri. Peralatan jenis ini biasanya membutuhkan daya 2–3 kali lebih besar saat pertama kali dinyalakan.
Untuk menghindari genset bekerja terlalu berat, disarankan memilih kapasitas genset dengan cadangan daya sekitar 20–30% dari total kebutuhan. Dengan perhitungan yang tepat, genset dapat bekerja lebih stabil dan awet dalam jangka panjang.
2. Tentukan Jenis Penggunaan: Cadangan atau Operasional Utama
Pemilihan genset diesel juga sangat dipengaruhi oleh tujuan penggunaannya. Apakah genset hanya digunakan sebagai sumber listrik cadangan saat listrik PLN padam, atau sebagai sumber listrik utama yang beroperasi setiap hari?
Untuk penggunaan cadangan, genset dengan spesifikasi standar dan jam kerja terbatas biasanya sudah mencukupi.
Namun, jika genset akan digunakan sebagai sumber listrik utama, misalnya di proyek konstruksi, pabrik, atau lokasi terpencil, perlu memilih genset diesel dengan kualitas mesin yang lebih tinggi, sistem pendinginan yang baik, serta kemampuan bekerja dalam durasi panjang.
Genset untuk operasional utama umumnya memiliki kapasitas tangki bahan bakar lebih besar dan komponen yang dirancang untuk beban kerja berat. Menyesuaikan jenis genset dengan pola pemakaian akan membantu menekan biaya perawatan dan mencegah kerusakan dini.
3. Perhatikan Efisiensi Bahan Bakar dan Konsumsi BBM
Salah satu keunggulan utama genset diesel adalah efisiensi bahan bakarnya dibandingkan genset bensin. Meski demikian, setiap genset diesel memiliki tingkat konsumsi BBM yang berbeda, tergantung kapasitas, merek, dan teknologi mesin yang digunakan.
Sebelum membeli, pastikan untuk memeriksa data konsumsi bahan bakar per jam pada beban tertentu, misalnya 50% atau 75% beban.Genset dengan efisiensi BBM yang baik akan sangat menguntungkan, terutama jika digunakan dalam jangka waktu lama.
Konsumsi BBM yang lebih rendah juga membantu mengurangi emisi gas buang. Memilih genset diesel dengan sistem injeksi modern dan pengaturan pembakaran yang optimal bisa menjadi investasi jangka panjang yang lebih ekonomis.
4. Sesuaikan dengan Lingkungan dan Tingkat Kebisingan
Untuk penggunaan di area pemukiman, rumah sakit, perkantoran, atau tempat umum, tingkat kebisingan genset harus diperhatikan. Genset diesel open type cenderung menghasilkan suara bising, sehingga kurang cocok untuk area sensitif terhadap kebisingan.
Sebagai alternatif, dapat dilakukan pemilihan genset diesel silent atau soundproof yang dilengkapi dengan canopy peredam suara. Meskipun harganya lebih tinggi, genset jenis ini menawarkan kenyamanan lebih dan mematuhi standar kebisingan.
Selain itu, pastikan lokasi penempatan genset memiliki sirkulasi udara yang baik dan aman dari paparan air hujan atau banjir, agar performa genset tetap optimal.
5. Pilih Merek, Layanan Purna Jual, dan Ketersediaan Spare Part
Tips terakhir namun tidak kalah penting adalah memilih genset diesel dari merek terpercaya yang memiliki reputasi baik. Merek yang sudah berpengalaman biasanya menawarkan kualitas mesin yang lebih terjamin serta standar keamanan yang jelas.
Pastikan juga tersedia layanan servis, teknisi resmi, serta ketersediaan spare part di wilayah tempat tinggal. Hal ini sangat penting untuk memudahkan perawatan rutin dan perbaikan jika terjadi kerusakan.
Genset diesel adalah investasi jangka panjang, sehingga kemudahan perawatan dan dukungan teknis akan sangat berpengaruh terhadap biaya dan kelancaran operasional di masa depan.
Kesimpulan
Memilih genset diesel yang tepat tidak hanya soal harga atau kapasitas daya terbesar, tetapi tentang kesesuaian dengan kebutuhan listrik, pola penggunaan, dan kondisi lingkungan.
Langkah-langkah di atas membantu Anda memperoleh genset diesel yang efisien, tahan lama, dan andal. Perencanaan yang matang sejak awal akan membantu memastikan pasokan listrik tetap stabil tanpa menimbulkan masalah di kemudian hari. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post