Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Waspadai Asap Kiriman, Dinkes Bontang Mulai Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Redaksi by Redaksi
September 2, 2026
Waspadai Asap Kiriman, Dinkes Bontang Mulai Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Kepala Dinkes Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati (Foto/Mira)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co, Bontang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan.

Meski kondisi udara di Bontang saat ini masih tergolong aman, perubahan arah angin dinilai dapat memengaruhi kualitas udara sewaktu-waktu.

Kepala Dinkes Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengatakan pihaknya bersama fasilitas pelayanan kesehatan terus memantau perkembangan kondisi udara dan kesehatan masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila kabut asap dari wilayah lain berdampak ke Bontang.

“Untuk kondisi udara saat ini belum menunjukkan dampak buruk yang signifikan akibat kiriman asap karhutla lintas wilayah. Tetapi kondisi arah angin dan lingkungan sangat dinamis sehingga tetap harus diwaspadai,” ujarnya saat dktemui, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, paparan asap dan partikulat udara dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan.

Karena itu, masyarakat diminta tidak panik, namun mulai menerapkan langkah perlindungan apabila kondisi udara memburuk.

Dinkes terutama meminta kelompok rentan mendapat perhatian lebih. Kelompok tersebut meliputi balita, lansia, ibu hamil, anak-anak serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan seperti asma maupun gangguan kardiovaskular.

Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila mulai terlihat kabut asap atau jarak pandang menurun.

Penggunaan masker saat harus beraktivitas di luar rumah juga dianjurkan untuk mengurangi paparan debu dan partikulat.

Selain itu, aktivitas fisik berat di luar ruangan sebaiknya dibatasi ketika kualitas udara mulai menurun.

Langkah tersebut dinilai penting karena aktivitas dengan intensitas tinggi membuat seseorang menghirup udara dalam jumlah lebih banyak.

Dia menambahkan, masyarakat perlu memperhatikan gejala gangguan pernapasan sejak dini, seperti batuk, pilek maupun sakit tenggorokan.

Apabila keluhan berkembang menjadi sesak atau kesulitan bernapas, napas sangat cepat, nyeri dada hingga kondisi tubuh melemah drastis, warga diminta segera mencari pertolongan medis di puskesmas atau rumah sakit terdekat.

“Jangan menunggu kondisi pasien memburuk secara akut sebelum mencari pertolongan medis,” tegasnya. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Berita Bontang
ShareTweet
Previous Post

Perkuat Sinergi, Posko Bersama Karhutla Bontang Resmi Diluncurkan 

Next Post

Kasus ISPA Bontang Kembali Naik, Juni Tembus 1.857 Kasus

Related Posts

Sambut HUT TNI, Kodim 0908/Bontang Tanam 1.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir
RAGAM

Sambut HUT TNI, Kodim 0908/Bontang Tanam 1.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir

Jelaskan Arti Desil, BPS Bantah Manipulasi Demi Turunkan Angka Kemiskinan
WARTA

Jelaskan Arti Desil, BPS Bantah Manipulasi Demi Turunkan Angka Kemiskinan

Aklamasi, Edi Musjayadi Terpilih jadi Ketua Federasi Kurash Kota Samarinda
OLAHRAGA

Aklamasi, Edi Musjayadi Terpilih jadi Ketua Federasi Kurash Kota Samarinda

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026
OLAHRAGA

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

Antrean di SPBU Mulai Terurai, Bontang Batal Terapkan Skema Ganjil-Genap
EKBIS

Antrean di SPBU Mulai Terurai, Bontang Batal Terapkan Skema Ganjil-Genap

Resahkan Warga, Pencuri Tabung Gas Terekam CCTV Saat Beraksi di PC6 Badak
VIDEO

Resahkan Warga, Pencuri Tabung Gas Terekam CCTV Saat Beraksi di PC6 Badak

Next Post
Kasus ISPA Bontang Kembali Naik, Juni Tembus 1.857 Kasus

Kasus ISPA Bontang Kembali Naik, Juni Tembus 1.857 Kasus

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.