Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

Usup Rilis Novel ‘Sindi: Ayah Bilang Hanya Langit Batasnya’

Sudah Tersedia di Toko Buku Aziz

Redaksi by Redaksi
September 14, 2020
Usup Rilis Novel ‘Sindi: Ayah Bilang Hanya Langit Batasnya’

(Foto/Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

USUP kembali merilis novel terbaru berjudul ‘Sindi: Ayah Bilang Hanya Langit Batasnya’ pada hari ini, Senin (14/9).

Usup mengungkapkan novel yang ia tulis kali ini terinspirasi karya Carbet Hugo. Selain itu, karena sebuah lagu indie yang ia dengarkan sepanjang malam, yang menginspirasinya menulis banyak sesuatu di penginapan.

“Novel ini, menyasar pada pembaca anak-anak dan remaja dengan genre drama dan fantasi, setebal 125 halaman, di bawah naungan penerbit indie Gunawan Lestari,” tutur Usup dalam siaran pers yang diterima dialektis.co.

Kisah seorang perempuan kecil sebelas tahun, yang selalu menunggu Ayahnya di terminal bus setiap malam. Namun sang Ayah tak kunjung tiba dan tidak pernah lagi terdengar kapan kepastian kepulangannya.

Padahal Sindi berencana jika Ayahnya datang, akan membawanya ke Swalayan untuk membeli es krim. Tetapi Sindi harus merendam hal itu pada akhirnya.

Sebuah kalimat berharga, dari ayahnya ‘’Hanya Langitlah Batasnya‘’ menjadi perenungan dan spritual Sindi untuk menjadi seperti apa dimaksudkan oleh kalimat tersebut.

Pembaca akan disungguhkan dengan gaya cerita yang santai, ringan serta sangat drama sekali. Usup benar-benar mengarangnya dengan teknik penulisan yang bagus. Tidak seperti novel-novel sebelumnya. Usup terus berevolusi, meningkatkan skil kualitas, dan juga bertindak sebagai designer ilustrasi dan cover, karena novel ini berisi banyak ilustrasi.

“Usup, mengerjakan buku ini benar-benar utuh, sampai segi pemasarannya juga,” terangnya.

Kata dia, penerbit hanya bertindak sebagai mencetak serta mengediting. Usup memiliki segi marketing yang bagus, saat dimasa pandemi banyak seniman berhenti berkarya. Usup keluar dengan karyanya. Karena banyak orang memikirkan resikonya.

‘’Saya hanya menginginkan sesuatu di tahun ini, di masa sekarang, untuk banyak orang terutama anak-anak, milenial yang banyak menghabiskan waktu di rumah, mereka perlu sentuhan buku baru, cerita baru, tentu saja, yang ringan dan membangkitkan gairah emosional mereka,”

“Saya ingin mengajak pembaca berpikir dalam cerita Sindi. Dan saya bukan bermaksud mencari materi, tapi benar-benar tulus untuk pembaca saya dan calon pembaca baru,‘’ tambahnya.

Uniknya novel ini, juga berisikan tujuh puisi, sebagai bonus, salah satunya, ‘’Mesin Ketik‘’ Telah dilepas di media sosial pribadi Usup dan Kompasiana, puisi ini, dilengkapi satu video dan instrument, karya orang lain. Usup juga menggandeng seorang penulis pendukung asal Tenggarong yang telah mengirimkan satu karya puisinya, berjudul ‘’Ayah dan Sepeda‘’ Shanti Agustiani.

Usup menyatakan ini adalah versi Deluxe. Pembaca yang telah mengorder buku ini, sangat diwajibkan untuk menagih satu ebook lagi ke Wa atau medsos Usup. Ebook itu berisi tiga puisi.

Usup memisahkan, dari sepuluh puisi, tujuh ke novel, tiga kesebuah ebook atau buku digital, versi pdf, mungkin karena perlakukan Usup ini terhadap pembaca, disebut ‘Deluxe version.

Pembaca juga memiliki kesempatan untuk menyapa Usup secara langsung, lewat Whatsapp. Usup akan mengundangnya untuk membedah novel bersama secara pribadi, video call atau chat, pada jadwal yang akan ditentukan.

Dimana bisa mendapatkan novel ini? Usup merilis buku ini, untuk ke toko Buku Aziz Samarinda, maupun cabang Aziz dilainnya.

“Sekali lagi untuk pembaca yang sudah membeli buku Sindi, diwajibkan menagih ebook tersebut, lewat media sosial Instagram @usup_writers, Facebook @usup / Usup_Book, Whats app: 0812 5323 7057. Ini adalah perlakuan  istimewa saya sebagai penulis terhadap pembaca, karena saya mencintai mereka,” ujarnya.

Sekedar diketahui, Usup merupakan penulis atau novelis indie, asal Kutai Kartanegara.  Beranjak dari usia tujuh belas tahun, Usup telah menulis empat novel, Kristalista 2015, Iren versi kesatu 2017, Lita Si Guru Culun 2018, Inilah Tantangan Kita 2019, Iren versi kedua 2020. Kemudian Sindi, 2020 bulan ini.

Novel ke-5 ini, akan menjadi perdananya ditahun ini. Kualitas tulisan Usup meningkat dan tentu novel yang begitu bagus untuk dikoleksi.

‘’Saya sebagai penulis, tidak ingin pembaca  menyesal tentang karya ini. Saya akan mengajak pembaca untuk berpikir pada kisah Sindi. Untuk merebut perhatian pembaca, dibuku ini, hawa yang akan didapatkan, dramatis, ditinggalkan, bangkit, emosional. Jadi, jangan lewatkan kesempatan pada buku ini, terima kasih pembaca,‘’ pungkasnya. (Yud/DT).

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

CATAT! Berikut Daftar Libur dan Cuti Bersama 2021

Next Post

Dilaporkan Warga, Pria Gondrong di Muara Badak Diciduk karena Sabu

Related Posts

Prajurit Batalyon Arhanud 7/ABC Jalani Riksiapops Mabes TNI Jelang Tugas Satgas Pamtas RI-Malaysia 2026-2027
RAGAM

Prajurit Batalyon Arhanud 7/ABC Jalani Riksiapops Mabes TNI Jelang Tugas Satgas Pamtas RI-Malaysia 2026-2027

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
RAGAM

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Kembali Pimpin Golkar Bontang, Berikut Isi Pidato Politik Andi Faiz Pasca Terpilih Aklamasi
PARIWARA

Kembali Pimpin Golkar Bontang, Berikut Isi Pidato Politik Andi Faiz Pasca Terpilih Aklamasi

Jelang Musda Golkar Bontang, Panitia Pastikan Pemilihan Calon Ketua Berlangsung Demokratis  
RAGAM

Jelang Musda Golkar Bontang, Panitia Pastikan Pemilihan Calon Ketua Berlangsung Demokratis  

Dukung Gerakan ASRI, Disnaker Bontang Ikut Korve Serentak di Bontang Lestari
RAGAM

Dukung Gerakan ASRI, Disnaker Bontang Ikut Korve Serentak di Bontang Lestari

Kasus Kekerasan Anak di Loktuan Tinggi, Pemkot Bontang Siapkan Langkah Intervensi
RAGAM

Kasus Kekerasan Anak di Loktuan Tinggi, Pemkot Bontang Siapkan Langkah Intervensi

Next Post
Dilaporkan Warga, Pria Gondrong di Muara Badak Diciduk karena Sabu

Dilaporkan Warga, Pria Gondrong di Muara Badak Diciduk karena Sabu

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.