Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Tingkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa, SMPN 3 Bontang Terapkan Metode PBL

Redaksi by Redaksi
October 12, 2024
Tingkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa, SMPN 3 Bontang Terapkan Metode PBL
Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – SMPN 3 Bontang mulai menerapkan metode Problem-Based Learning (PBL) sebagai salah satu strategi pembelajaran di sekolah.

Metode ini diharapkan mampu mendorong siswa untuk lebih kritis dan mandiri dalam menyelesaikan masalah, sebagaimana diungkapkan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 3, Rahayu Novita.

“PBL ini bagus karena mengasah daya nalar siswa untuk berpikir terlebih dahulu sebelum mendapatkan penjelasan dari guru. Ini sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka,” kata Rahayu saat dikonfirmasi belum lama ini.

Namun, menurutnya, penerapan PBL di kelas tidak selalu mudah. Salah satu tantangan utama yang dihadapi guru adalah mengaktifkan siswa agar lebih terlibat dalam proses pembelajaran.

Kata dia, memantik semangat berpikir anak-anak sekarang tidak mudah. Lantaran mereka terbiasa dengan segala sesuatu yang instan, termasuk dalam mendapatkan informasi.

Banyak yang lebih memilih mencari jawaban di internet daripada bertanya atau berusaha berpikir kritis.

Selain itu, Rahayu juga menyoroti bahwa literasi di kalangan siswa masih menjadi masalah.

“Banyak anak yang bisa membaca, tetapi tidak memahami makna dari apa yang mereka baca. Ini menjadi salah satu alasan mengapa literasi di Indonesia tergolong rendah,” lanjutnya.

Meski begitu, Rahayu menegaskan bahwa sebagai guru, mereka harus terus mendorong siswa untuk berpikir kritis, meskipun prosesnya memerlukan kreativitas dan upaya lebih.

“Guru dituntut kreatif dalam memberikan pertanyaan-pertanyaan yang bisa memacu daya nalar siswa. PBL ini juga memiliki keunggulan karena tidak membutuhkan waktu yang panjang untuk mencapai tujuan pembelajaran,” paparnya.

Dalam penerapan PBL, guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa menemukan solusi atas masalah yang diberikan.

Ia menjelaskan, metode tersebut berbeda jauh dengan pembelajaran konvensional yang sentralistik pada guru.

Pada pembelajaran metode konvensional, guru merupakan pusat pengetahuan. Sementara siswa hanya menerima apa yang diberikan.

Berbanding terbalik dengan metode PBL, guru hanya memfasilitasi dan mengarahkan, bukan menjadi sumber utama informasi.

Lebih lanjut, Rahayu menilai bahwa perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa sangat bergantung pada individu dan dukungan dari lingkungan sekitar, termasuk orang tua.

“Sebagai guru, kita hanya punya peran sekitar 40 persen untuk membimbing mereka. Sisanya adalah kontribusi dari keluarga dan lingkungan,” tambahnya.

Dengan metode PBL, SMPN 3 berharap siswa tidak hanya mampu memahami materi pelajaran, tetapi juga mampu mengolah informasi dengan benar, kritis, dan analitis.

“Tujuan akhirnya adalah agar siswa bisa mengolah informasi yang sesuai dengan fakta dan data, bukan sekadar menerima informasi mentah,” tutupnya. (*).

Penulis : Mira

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Disdikbud Bontang
ShareTweet
Previous Post

Soal Stunting, Sahib Paparkan Program Makanan Bergizi Bagi Balita Harus Dijalankan

Next Post

RSUD Bontang Luncurkan Terapi TMS untuk Penanganan Berbagai Gangguan Saraf

Related Posts

Job Fair Bontang 2026 Siap Digelar 1-4 September, Puluhan Perusahaan Ditargetkan Berpartisipasi
EKBIS

Job Fair Bontang 2026 Siap Digelar 1-4 September, Puluhan Perusahaan Ditargetkan Berpartisipasi

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026
EKBIS

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Videotron Jalan Awang Long jadi Lokasi Nobar Final Piala Dunia, Agus Haris: Fasilitasi Masyarakat
WARTA

Videotron Jalan Awang Long jadi Lokasi Nobar Final Piala Dunia, Agus Haris: Fasilitasi Masyarakat

KADIN Indonesia: Piala Dunia FIFA 2026 Dorong Perputaran Ekonomi Nasional Lebih dari Rp 5 Triliun
EKBIS

KADIN Indonesia: Piala Dunia FIFA 2026 Dorong Perputaran Ekonomi Nasional Lebih dari Rp 5 Triliun

Dua Pria Asal Guntung Ditangkap, Polisi Temukan 252 Butir Pil Double L Siap Edar
WARTA

Dua Pria Ditangkap Saat Berkendara di Bontang Baru, BB Tiga Paket Sabu

Terobosan Baru Disdikbud Bontang! GELIS Jemput Anak yang Putus Sekolah, Raih Masa Depan Gemilang
GAYA HIDUP

Terobosan Baru Disdikbud Bontang! GELIS Jemput Anak yang Putus Sekolah, Raih Masa Depan Gemilang

Next Post
RSUD Bontang Luncurkan Terapi TMS untuk Penanganan Berbagai Gangguan Saraf

RSUD Bontang Luncurkan Terapi TMS untuk Penanganan Berbagai Gangguan Saraf

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.