Dialektis.co – Kepala Bidang (Kabid) Olahraga, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Bontang, Andi Parengrengi bersikap diplomatis saat dimintai tanggapannya terhadap masukan pedagang terkait besaran kanaikan tarif lapak jualan di pujasera kawasan Lapangan Lang-lang, Stadion Bessai Berinta.
Kata Parengrengi, kritik terkait tarif sewa yang akan diberlakukan mulai April 2026 tersebut menjadi perhatian. Ia menegaskan masukan tersebut nantinya akan diteruskan kepada pimpinannya. Dalam hal ini Wali Kota, selaku pengambil kebijakan.
Dijelaskannya, bahwa besaran tarif Rp800 ribu per bulan yang saat ini mencuat merupakan angka hasil kajian akademik. Kajian tersebut menjadi salah satu dasar dalam penataan dan pengelolaan kawasan Lapangan Lang-Lang.
Baca juga: Cerita Pedagang Lang-lang, Khawatir Mulai April Total Sewa Lapak Capai Rp1 Juta
Saat ditanya mengenai permintaan pedagang yang mengusulkan tarif lapak sebesar Rp300 ribu per bulan. Ia menegaskan bahwa aspirasi tersebut akan dicatat dan disampaikan kepada Wali Kota untuk menjadi bahan pertimbangan.
“Permintaan pedagang tentu kami tampung. Nanti akan kami sampaikan ke Wali Kota sebagai bahan pertimbangan sebelum kebijakan ditetapkan,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (6/2/2026) sore.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Dispopa-Ekraf berperan sebagai fasilitator yang menjembatani aspirasi pedagang dengan pimpinan daerah.
“Seluruh masukan yang diterima akan dirangkum agar kebijakan yang diambil mempertimbangkan berbagai aspek,” sebutnya.
Sebelumnya, pedagang Lapangan Lang-Lang mengeluhkan rencana penerapan sewa lapak Rp800 ribu per bulan di luar biaya listrik dan air yang direncanakan berlaku mulai April 2026.
Baca juga: Meski Tak Digunakan, Pedagang Lang-lang Tetap Bayar Air PDAM Rp50 Ribu per Bulan
Dengan pendapatan harian yang tidak menentu dan cenderung menurun, pedagang berharap kebijakan yang diambil dapat disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.
Dispopar-Ekraf berharap ruang dialog antara pemerintah dan pedagang tetap terbuka. Sehingga kebijakan penataan kawasan Lapangan Lang-Lang dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlangsungan usaha pedagang kecil. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post