Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Meski Tak Digunakan, Pedagang Lang-lang Tetap Bayar Air PDAM Rp50 Ribu per Bulan

Redaksi by Redaksi
February 6, 2026
Meski Tak Digunakan, Pedagang Lang-lang Tetap Bayar Air PDAM Rp50 Ribu per Bulan

Penampakan kilometer air PDAM di depan Lapak Stadion Bessai Berinta (Foto/Mira)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Biaya air PDAM menjadi keluhan lain bagi pedagang di lapangan Bessai Berinta. Pasalnya, para pedagang tetap diwajibkan membayar iuran air sebesar Rp50 ribu per bulan meskipun lapak belum beroperasi atau air tidak digunakan.

Mawar (bukan nama sebenarnya), pedagang yang telah berjualan sekitar 10 tahun di lokasi tersebut, mengatakan kewajiban membayar air berlaku merata tanpa melihat pemakaian.

“Lapak yang belum buka, dari ujung ke ujung, tetap bayar Rp50 ribu per bulan. Padahal airnya tidak dipakai sama sekali,” katanya saat berbincang-bincang dengan awak media ini, Jumat (6/2/2026) sore.

Baca juga: Cerita Pedagang Lang-lang, Khawatir Mulai April Total Sewa Lapak Capai Rp1 Juta

Ia menjelaskan, instalasi air sudah terpasang sekitar 11 bulan terakhir. Meski demikian, sejumlah pedagang yang belum berjualan tetap diwajibkan membayar iuran bulanan. Bahkan, dalam kurun waktu 10 bulan, biaya yang telah dikeluarkan mencapai Rp500 ribu meski air tidak digunakan.

“Kalau saya di rumah, 11 orang, paling bayar Rp100 ribu sebulan. Di lapak ini saya tidak masak, tidak nyuci, cuma jual minuman botol. Rp50 ribu itu terlalu tinggi,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Melati (bukan nama sebenarnya), pedagang lainnya. Ia mengaku pernah membayar Rp200 ribu sekaligus untuk tunggakan tiga bulan, meskipun penggunaan air sangat minim.

“Kami bayarnya langsung ke PDAM, ada bukti setoran. Tapi mau tidak mau harus bayar, kalau tidak nanti kilometernya diangkat. Pas mau buka lapak, malah jadi susah,” tuturnya.

Para pedagang berharap ada kebijakan yang lebih adil terkait tarif air, khususnya bagi lapak yang belum beroperasi atau tidak menggunakan air sama sekali, agar beban biaya operasional tidak semakin menekan penghasilan mereka. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kabar Bontang
ShareTweet
Previous Post

Cerita Pedagang Lang-lang, Khawatir Mulai April Total Sewa Lapak Capai Rp1 Juta

Next Post

Terkait Keluhan Pedagang Soal Tarif Lapak, Dispopar: Rp800 Ribu Hasil Kajian Akademik

Related Posts

Sulteng Digoyang Gempa 6,2 Magnitudo, Getaran Ikut Dirasakan Warga Bontang
WARTA

Sulteng Digoyang Gempa 6,2 Magnitudo, Getaran Ikut Dirasakan Warga Bontang

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan
WARTA

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta
WARTA

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta

Sabtu Pemeliharaan WTP Altra Bontang, 16.500 Pelanggan di Area Ini Terdampak
WARTA

Kemarau Datang, Warga Bontang Diimbau Bijak Gunakan Air Bersih

Gagal Kabur, Dua Pelaku Curanmor di Sebuntal Ditangkap Warga di Jalan Poros BON-SMR
WARTA

Pelaku Curanmor Milik Pekerja SPBU Bonles Tertangkap, Ternyata Masih Pelajar

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Next Post
Terkait Keluhan Pedagang Soal Tarif Lapak, Dispopar: Rp800 Ribu Hasil Kajian Akademik

Terkait Keluhan Pedagang Soal Tarif Lapak, Dispopar: Rp800 Ribu Hasil Kajian Akademik

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.