DIALEKTIS.CO – Kabar baik untuk masyarakat Bontang, pemerintah setempat segera merealisasikan janjinya terkait program subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT). Pasalnya, anggaran Rp 20 miliar telah siap digelontorkan.
Menariknya, beasiswa ini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa kurang mampu. Artinya, tidak mensyaratkan ketentuan khusus. Cukup memiliki KTP Bontang dan telah menetap minimal tiga tahun.
“Pemerintah punya tanggung jawab untuk mendukung pendidikan anak-anak di Bontang, tanpa terkecuali,” tegas Wali Kota Neni Moerniaeni.
Terangnya ketentuan telah menetap minimal tiga tahun tersebut semata hanya untuk mencegah warga luar daerah berpindah ke Bontang secara mendadak demi mendapatkan beasiswa tersebut.
Namun begitu, Neni menyatakan terkait mekanisme pencairan baru akan dibahas secara matang.
Ia memberi gambaran, dana tersebut nantinya sebisa mungkin akan langsung ditransfer ke rekening mahasiswa guna memastikan transparansi dan kemudahan pencairan.
“Tapi tiap semester baru bisa diambil uangnya. Jadi benar-benar untuk bayar UKT,” jelasnya.
Selain meringankan beban mahasiswa dan orang tua, Neni berharap program ini juga berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan perputaran ekonomi di Kota Bontang.
“Kami ingin semakin banyak anak-anak kita yang memilih kuliah di Bontang. Selain itu, salah satu misi kami kan meningkatkan SDM. Caranya gimana, lewat pendidikan,” pungkasnya. (*)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.
Discussion about this post