Dialektis.co – Direktur Perumda Tirta Taman Bontang, Suramin menegaskan pihaknya siap memberi penjelasan terhadap keluhan masyarakat yang mengaku mengalami kenaikan tagihan air bersih.
Suramin menduga lonjakan tagihan yang terjadi bukan sekadar karena kenaikan tarif. Tapi, lantaran peningkatan konsumsi.
Ia menaksir tingkat konsumsi golongan rumah tangga hanya di kisaran 10 hingga 30 meter kubik per bulan. Jika di atas itu, maka nilai tagihan cukup tinggi.
Suramin menyebut masyarakat dapat menyampaikan keluhan terkait pelayanan maupun tagihan melalui kanal pengaduan resmi. Sebab, setiap kasus tentu berbeda.
Baca juga: Tarif Air Bersih PAM di Bontang Resmi Naik, Berlaku di Pembayaran April 2026
Ia memastikan setiap laporan resmi akan ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung ke lapangan.
“Silakan sampaikan ke pengaduan, pasti akan kami cek,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Terangnya, dari hasil pengecekan di lapangan. Beberapa ditemukan adanya satu sambungan rumah (SR) yang digunakan oleh banyak kepala keluarga (KK).
Dalam beberapa kasus, satu meter air bahkan dipakai hingga enam hingga tujuh KK. Hal ini yang dinilai tinggi penggunaan.
Selanjutnya terkait kenaikan tarif, Suramin menyatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi secara rutin dengan dibarengi imbauan untuk menggunakan air bersih secara bijak.
Sosialisasi tersebut dilakukan melalui kantor kecamatan, kelurahan, hingga tingkat RT, termasuk melalui pamflet dan banner. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post