Dialektis.co – SMPN 2 Bontang terus berinovasi dalam membangun karakter peserta didik melalui program pembelajaran Al-Qur’an metode Ummi.
Program ini telah berjalan sejak sebelum bulan Ramadan dan menjadi bagian dari penguatan pendidikan non-akademik di lingkungan sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Jumadi, menjelaskan bahwa penerapan metode Ummi dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.
“Itu sekarang sedang berjalan, yaitu penerapan pembelajaran Al-Qur’an metode Ummi. Alhamdulillah sudah berjalan mulai sebelum puasa,” ujarnya saat ditemui, Selasa (31/3/2026).
Program ini dilaksanakan setelah kegiatan salat Dhuha, di mana siswa muslim langsung mengikuti pembelajaran membaca Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut menjadi rutinitas yang terintegrasi dalam jadwal sekolah.
Menariknya, pembelajaran dilakukan dalam kelompok kecil.
Setiap pengajar menangani sekitar 8 hingga 10 siswa agar proses belajar lebih efektif dan intensif.
Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an secara signifikan.
Dengan jumlah siswa mencapai sekitar 780 orang, sekolah mengatur jadwal secara bergiliran.
Kelas 9 mengikuti pembelajaran di jam pertama dan kedua, disusul kelas 8 di jam berikutnya, serta kelas 7 di sesi akhir.
Program tersebut dilaksanakan tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Rabu, dan Kamis.
Konsistensi ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif di kalangan siswa.
“Jadi anak setelah salat Dhuha langsung belajar Al-Qur’an. Ini bagian dari upaya kita agar pendidikan tidak hanya akademik, tapi juga pembentukan karakter,” pungkasnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post