Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Siapkan Rp 946 Juta, 34 Pengawas Sekolah di Bontang Akan Dapat Motor Oprasional

Redaksi by Redaksi
February 3, 2024
Motor RT di Bontang Barat Mulai Dibagikan, Diharap Kinerja Meningkat

Deretan Motor Baru yang Dibagikan ke Ketua RT (Foto/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Sebanyak 34 pengawas sekolah baik tingkat TK, SD dan SMP di Kota Bontang, Kalimantan Timur akan mendapat motor oprasional baru. Kepastian itu menyusul pemerintah setempat telah menganggarkan Rp 946 juta untuk merealisasikannya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Bambang Cipto Mulyono membenarkan kabar tersebut. Kata dia, pengadaan motor akan segera dilakukan .

“Mobilitas mereka tinggi. Dalam pendampingan terhadap sekolah. Total 34 unit motor yang akan disediakan,” ujarnya kepada wartawan.

Terangnya, sebelumnya jumlah pengawas hanya dua orang. Pada 2022 kemarin terdapat banyak pengangkatan pengawas sekolah. Bantuan ini merupakan fasilitas yang diberikan pemkot untuk menunjang opersional kinerja.

Tiap pengawas pun harus berkeliling sekolah. Sesuai dengan tugas pendampingan yang diberikan. Selama ini, sebagian besar pengawas menggunakan kendaraan pribadi.

“Pengadaannya akan menggunakan skema e-katalog,” tutur dia.

Sementara Pengawas Sekolah Siti Jumliah menuturkan pengangkatan pengawas terjadi pada 2019 silam. Ia memperoleh fasilitas kendaraan roda dua. Tetapi ini merupakan warisan dari pengawas sebelumnya.

“Kendaraannya bermerk Honda Supra X,” ungkapnya.

Ia pun tidak pernah memakainya karena transmisi masih manual. Alhasil kendaraan hanya terparkir di samping rumah. Ketika bertugas ia memilih menggunakan sepeda motor milik pribadi atau kendaraan roda empat. Menurutnya jika bantuan itu terealisasi maka kebutuhan pengawas terjawab.

Selaku pengawas di jenjang SMP ia mengaku ada 30 satuan pendidikan binaan. Adapun jumlah pengawas jenjang SMP hanya 12. Jadi ada pembagian menjadi tiga kelompok. Perempuan yang berdomisili di Tanjung Limau ini mengaku untuk medan seperti Bontang Lestari memiliki jarak yang jauh.

“Selama ini pemilihan kendaraan yang dipakai itu menyesuaikan medannya. Ada medan yang tidak bisa dijangkau kendaraan roda empat. Jadi harus memakai sepeda motor,” ungkapnya.

Terkait kegiatan pendampingan menyesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Pengawas juga diberikan tugas untuk menjadi fasilitator. Bahkan untuk berangkat mengikuti sosialisasi terhadap peraturan baru. Saat tidak melakukan pendampingan, pengawas akan berkantor di Pusat Belajar Guru, Berebas Tengah.

Dengan pagu anggaran tersebut ketika dibagi dengan jumlah pengawas, maka tiap penerima mendapatkan angka Rp27 juta. Khusus untuk merek Honda maka jenis sepeda motor yang masuk pagu anggaran ialah Scoopy maupun Vario 125 CBS ISS. Honda Vario pun dibanderol Rp26,4 juta. Sementara Scoppy di angka Rp23,9 juta.

Bergeser di merek Yamaha, maka ada jenis Fazzio, FreeGo, hingga Lexi. Fazzio di Bontang dibanderol kisaran 24 hingga 25 juta rupiah. FreeGo di angka Rp23,7 juta dan Lexi Rp25,4 juta. (ak).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join. Agar lebih mudah instal aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bontang
ShareTweet
Previous Post

Koalisi Dosen Unmul Nilai Keberpihakan Presiden dalam Pilpres 2024 Bahayakan Demokrasi

Next Post

Siapkan Anggaran Rp 20 M, Empat Jembatan di Bontang Segera Dibeton

Related Posts

Kodim 0908/Bontang Salurkan Bansos Kepada Ojol dan Petugas Kebersihan 
WARTA

Kodim 0908/Bontang Salurkan Bansos Kepada Ojol dan Petugas Kebersihan 

Menyibak Dunia Wildlife dari Balik Teropong SMA IT DHBS di Nusantara Bird Race
GAYA HIDUP

Menyibak Dunia Wildlife dari Balik Teropong SMA IT DHBS di Nusantara Bird Race

Warga Keluhkan Lumpur Kotori Jalan Karimata Akibat Proyek Folder Tanjung Laut
WARTA

Warga Keluhkan Lumpur Kotori Jalan Karimata Akibat Proyek Folder Tanjung Laut

Kasus Laporan Palsu Nelayan Hilang di Bonles Berbuntut Panjang, Diperiksa Polisi
WARTA

Kasus Laporan Palsu Nelayan Hilang di Bonles Berbuntut Panjang, Diperiksa Polisi

Laporan Palsu, Nelayan Asal Bonles Ternyata Lagi Sembunyi Hindari Tagihan Utang
WARTA

Laporan Palsu, Nelayan Asal Bonles Ternyata Lagi Sembunyi Hindari Tagihan Utang

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang
WARTA

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang

Next Post
Besi Jembatan Masdarling Hilang, FBR Desak Usut Tuntas, PUPRK Janji Lapor Polisi

Siapkan Anggaran Rp 20 M, Empat Jembatan di Bontang Segera Dibeton

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.