Dialektis.co – Sejumlah pelaku UMKM di Kota Bontang dibekali pelatihan pembuatan kerajinan pipe cleaner. Diharapkan dari kegiatan ini akan lahir produk berkualitas yang layak untuk dijadikan souvenir pariwisata.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Eko Mashudi, menyatakan pengembangan souvenir lokal menjadi bagian penting membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.
“UMKM harus kita dorong agar tidak hanya menjadi penonton. Melalui pelatihan ini, mereka kita siapkan agar mampu menghasilkan produk kreatif,” ujarnya, Senin (9/2/2026).
Kerajinan berbahan pipe cleaner dipilih karena mudah dipelajari, serta fleksibel dalam desain.
Kata Eko, bahan ini dapat dibentuk sesuai karakter dan ikon lokal Bontang. Dengan inovasi yang tepat, produk ini diyakini dapat menjadi salah satu souvenir unggulan daerah.
“Ini bisa jadi sumber pendapatan baru bagi pelaku UMKM. Sekaligus mendukung kemandirian fiskal daerah,” tambahnya.
Senada, Anggota DPRD Kota Bontang, Ubayya Bengawan yang turut hadir menilai pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat relevan. UMKM tidak hanya dibina, tetapi juga diarahkan untuk menangkap peluang pasar yang nyata, khususnya dari sektor pariwisata,” ungkapnya.
Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada peningkatan keterampilan semata. Tetapi dilanjutkan dengan pendampingan pemasaran agar produk UMKM mampu bersaing.
Sekadar diketahui, kegiatan pelatihan ini digelar selama dua hari. Yakni 9–10 Februari di Hotel Equator, Kota Bontang. (*)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabun saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post