Dialektis.co – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan tanggapan positif atas dimulainya proyek pembangunan badan jalan dan semenisasi yang baru saja dimulai oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 garapan Kodim 0908/Bontang.
Selain pengerjaannya cepat. Program ini dinilai menjadi bentuk kolaborasi efektif antara TNI dan masyarakat sekitar dalam percepatan pembangunan infrastruktur umum.
Baca juga: Wali Kota Neni Pimpin Pembukaan TMMD 2026, Model Pembangunan Partisipatif
Dijelaskan Neni, dalam pelaksanaan proyek pembangunan jalan. Yang dilakukan Satgas TMMD tetap mengacu pada perencanaan anggaran yang telah disusun oleh dinas teknis.
“RAB (Rencana Anggaran Biaya)-nya tetap PUPRK yang buat. Hanya saja, pelaksanaannya swakelola. Dilakukan oleh TNI bersama masyarakat,” ungkapnya usai meninjau lokasi TMMD, Kamis (22/4/2026).
Lebih lanjut, Neni mengakui dari sisi waktu pengerjaan, pola ini dinilai lebih fleksibel.
Pasalnya, proyek dapat dikerjakan 24 jam. Tergantung situasi di lapangan dan pengaturan oleh Satgas TMMD.
Baca juga: Kodim Target Bangun 496 Meter Jalan dalam Sebulan, Atasi Banjir Rob
“Ini sangat bagus. Tapi, tidak semua proyek bisa kita swakelola. Banyak juga masyarakat yang penghidupannya dari jasa konstruksi,” tuturnya.
Secara pribadi Neni menyatakan cukup menyukai pola swakelola dalam pembangunan.
Namun, keseimbangan tetap diperlukan. Agar ekosistem ekonomi lokal tetap berjalan.
“Sudah banyak pembanguan dikerjakan dengan pola swakelola, seperti pelataran Bontang Kuala. Serta sejumlah turap sungai,” bebernya.
Baca juga: Sasar Rumah Tidak Layak Huni, TMMD Akan Bedah 4 Rumah di Loktuan & Guntung
Berkaca dengan pekerjaan sebelumnya. Neni menilai, bahwa TMMD tetap menjadi salah satu alternatif strategis dalam mempercepat pembangunan. Terutama pada proyek-proyek yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Sebelumnya diberitakan, selain pengerjaan jalan. Pada pelaksanaan TMMD 2026 ini, Kodim 0908 Bontang juga mengerjakan 5 titik sumur bor, 4 titik bedah rumah, dan 5 titik Toilet umum.
Diharapkan program ini bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Program TMMD ini mendapatkan support Pemkot Bontang melalui APBD-nya senilai Rp1,7 miliar. Alokasi ini untuk mensupport karya manunggal TNI. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post