Dialektis.co – Pelatihan multimedia yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang mendapat respons positif dari peserta. Salah satunya datang dari Yehezkiel (23), warga Kelurahan Kanaan.
Ia mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut karena dinilai mampu menambah keterampilan di bidang digital, khususnya multimedia.
“Senang bisa ikut pelatihan ini, karena memang sangat membantu untuk menambah skill,” ujarnya.
Sebelumnya, Yehezkiel juga pernah mengikuti pelatihan serupa yang berfokus pada desain grafis. Bahkan, ia sempat menjalani program magang dari kegiatan tersebut.
Pengalaman itu membuatnya tertarik kembali mengikuti pelatihan multimedia dengan harapan dapat memperdalam kemampuan yang sudah dimiliki.
Ia juga mengungkapkan bahwa informasi terkait pelatihan Disnaker cukup mudah diakses, terutama melalui media sosial Instagram. Setelah mendapatkan informasi, peserta bisa langsung mendaftar melalui tautan yang disediakan.
“Informasinya mudah didapat, biasanya dari Instagram Disnaker,” katanya.
Baca juga: Disnaker Bontang Gelar Pelatihan Multimedia 20 Hari, Dorong Peserta Jadi Entrepreneur
Meski begitu, ia berharap ke depan Disnaker dapat menghadirkan program pelatihan lanjutan agar kemampuan peserta bisa berkembang secara bertahap.
Menurutnya, sistem pelatihan berjenjang akan membantu peserta lebih fokus dalam meningkatkan skill hingga ke level yang lebih profesional.
“Harapannya ada pelatihan lanjutan, jadi kita bisa belajar bertahap dan lebih mendalam,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Yehezkiel juga berharap adanya peningkatan kualitas pembinaan, termasuk menghadirkan instruktur dari luar daerah yang lebih berpengalaman.
“Kalau bisa juga ada pembinaan lanjutan, bahkan mungkin instruktur dari luar supaya ilmunya lebih luas,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan multimedia bagi masyarakat.
Kegiatan ini digelar di ruang pelatihan LPK Madinah Smart, Jalan KS Tubun, mulai 22 April hingga 12 Mei 2026, dengan durasi pelatihan selama 20 hari. Program tersebut diikuti oleh 28 peserta yang merupakan warga Bontang
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pemberian materi, tetapi juga dirancang berorientasi hasil.
Setelah menjalani pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi sebagai bentuk evaluasi atas kemampuan yang telah diperoleh.
Kepala Disnaker Bontang, Asdar Ibrahim, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterampilan di bidang multimedia kini menjadi kebutuhan dasar di tengah perkembangan era digital.
“Di era digital seperti sekarang, kemampuan multimedia itu sudah menjadi kebutuhan utama. Bukan hanya untuk bekerja, tapi juga bisa jadi modal membuka usaha sendiri,” ujarnya saat pembukaan kegiatan, Rabu (22/02/2026).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post