Dialektis.co – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman menilai wilayah paling utara provinsi Kalimantan Timur itu memiliki potensi pengembangan komoditas kopi unggulan.
Namun menurutnya saat ini perkebunan kopi yang ada masih berjalan apa adanya, tanpa dorongan naik kelas dari pemerintah setempat.
“Kopi khas lokal kita memiliki karakter rasa unik. Jika dikelola dengan serius, berpotensi jadi komoditas unggulan daerah,” ujarnya, Jumat (13/3).
Bagi Sukirman, sudah saatnya Berau menjadikan kopi komoditas unggulan. Ia begitu yakin hal ini memberi peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Bahkan pada PAD Daerah.
Kata dia, sejumlah wilayah memiliki modal penting dengan kopi citarasa tersendiri. Ini dinilai kesempatan bagi daerah untuk memperkenalkan kopi lokal ke pasar yang lebih luas.
“Potensinya cukup besar, tinggal bagaimana kita mengelolanya secara serius agar bisa berkembang,” katanya.
Bagi Sukirman, saat ini kelembagaan petani kopi masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.
Keberadaan kelompok tani dinilai sangat penting, agar dapat dilakukan pembinaan, pelatihan, maupun bantuan dari pemerintah.
Untuk itu, Sukirman mendesak Pemkab Berau memberi perhatian pada hal ini dengan menyusun program yang terencana guna mendorong petani kopi naik kelas. Hingga Berau memiliki prodak kopi unggulan yang dapat dibanggakan. (*)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post