Dialektis.co – Keseriusan SD Negeri 006 Bontang Selatan menghadapi lomba Palang Merah Remaja (PMR) tingkat kota tahun ini terlihat dari pola latihan intensif yang dijalankan.
Sebanyak 15 siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler PMR kini menjalani persiapan rutin setiap hari demi tampil maksimal pada kompetisi yang digelar PMI Bontang, 2-3 Mei 2026 mendatang.
Lomba yang akan berlangsung di Gedung PMI Bontang, Jalan Sawi, Gunung Elai, itu akan mempertemukan berbagai sekolah dalam sejumlah cabang kompetisi, seperti paduan suara, bertutur, melukis pot, hingga yel-yel.
Baca juga: Dorong Penguatan PMR, Abdu Safa: Ekstrakurikuler Bentuk Karakter & Pengalaman Siswa
Pembina PMR SDN 006 Bontang Selatan, Riani, mengatakan seluruh cabang lomba diikuti sebagai bagian dari upaya membangun kesiapan tim secara menyeluruh. Menurutnya, strategi itu diambil agar para siswa memiliki peluang lebih besar bersaing memperebutkan juara umum.
Ia menjelaskan, agenda latihan saat ini tidak hanya berisi penguatan teknis lomba, tetapi juga pembentukan kekompakan tim, penguatan mental tampil, dan pembiasaan disiplin.
“Persiapan kami tidak setengah-setengah. Anak-anak berlatih hampir setiap hari karena waktunya semakin dekat. Fokus kami bukan hanya ikut serta, tetapi memberi penampilan terbaik,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, semangat siswa menjadi modal utama dalam proses persiapan. Meski sebagian materi lomba cukup menantang untuk jenjang sekolah dasar, para peserta justru menunjukkan antusiasme tinggi.
Ia melanjutkan, target juara umum menjadi motivasi bersama yang sedang dibangun antara siswa, pembina, dan pihak sekolah.
“Anak-anak sangat bersemangat. Mereka punya keinginan kuat membawa nama sekolah. Itu yang membuat kami optimistis,” katanya.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menilai aktivitas semacam ini memberi ruang bagi siswa mengembangkan karakter positif di luar pembelajaran formal.
Baca juga: Dorong Penguatan Karakter, Disdikbud: Pramuka SDN 006 Bontang Utara Bisa Jadi Contoh
Menurut dia, kegiatan PMR mampu memperkuat nilai kepedulian, tanggung jawab, serta membentuk kebiasaan bekerja sama sejak usia dini.
“Kompetisi ini bukan sekadar soal menang. Ada proses pendidikan karakter yang berjalan di dalamnya, dan itu yang sangat penting,” ucapnya.
Ia berharap keterlibatan sekolah dalam kegiatan PMI terus diperkuat sebagai bagian dari pembinaan peserta didik secara menyeluruh. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.







Discussion about this post