Dialektis.co – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan program ketenagakerjaan melalui penguatan koordinasi dengan daerah lain.
Salah satunya diwujudkan melalui kunjungan kerja dan studi tiru ke Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) beberapa waktu lalu.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Kepala Disnaker Bontang, Asdar Ibrahim, bersama jajaran. Rombongan diterima oleh Kepala Bidang Hubungan Industrial Distransnaker Kukar, Suharningsih, yang mewakili kepala dinas.
Asdar Ibrahim mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Disnaker Bontang untuk mengoptimalkan perencanaan tenaga kerja sekaligus menggali berbagai inovasi yang telah diterapkan daerah lain dalam penyelenggaraan program ketenagakerjaan.
Menurutnya, kolaborasi dan pertukaran informasi antardaerah sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan yang terus berkembang, baik terkait peningkatan kompetensi tenaga kerja, perlindungan pekerja, maupun penguatan hubungan industrial.
“Melalui studi tiru ini kami mendapatkan banyak masukan dan pengalaman dari Distransnaker Kukar. Kami berdiskusi mengenai berbagai program ketenagakerjaan, termasuk pelaksanaan perlindungan tenaga kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan dan upaya mengoptimalkan fungsi pengawasan ketenagakerjaan,” ujar Asdar.
Selain itu, kedua instansi juga membahas sejumlah isu strategis lainnya, seperti perencanaan kebutuhan tenaga kerja, pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi, penempatan tenaga kerja, hingga langkah-langkah membangun hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan perusahaan.
Asdar menilai sinergi antar pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat maupun dunia usaha.
Dengan saling berbagi pengalaman, setiap daerah dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik yang terbukti berhasil diterapkan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diskusi konstruktif.
Berbagai gagasan dan pengalaman yang dibagikan selama pertemuan diharapkan dapat menjadi referensi bagi kedua daerah dalam menyusun kebijakan serta program ketenagakerjaan yang lebih tepat sasaran.
“Harapannya, hasil dari kunjungan ini dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pengembangan program di Bontang, sehingga pelayanan ketenagakerjaan semakin optimal dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan studi tiru tersebut, Disnaker Bontang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta memperluas perlindungan bagi tenaga kerja di Kota Taman. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post