Dialektis.co – Kabar menggembirakan datang dari hutan di Kota Bontang. Seekor induk Lutung Abu-Abu Kutai terekam kamera pengamat tengah mengasuh seekor anaknya.
Momen luar biasa itu seolah menjadi secercah harapan pelestarian primata asli endemik Hutan Kalimantan Timur (Kutai) yang pernah dianggap punah sebelum ditemukan ulang pada 2012 itu.
Tampak jelas lutung bernama latin Presbytis Canicrus yang memiliki bulu dominan berwarna abu-abu kehitaman dan putih itu, mendekap bayinya di atas rimbunnya pepohonan di salah satu kawasan konservasi hutan perusahaan.
Yosvaldo Gerry Setiono Putra, menuturkan dirinya telah mengamati induk Lutung Abu-abu Kutai tersebut sejak 2022. Ia berharap primata lagka ini dapat berkembang biak dengan sehat di habitatnya.
“Kalau waktu lahiran anaknya mungkin di November atau Desember. Foto anaknya baru didapat pada 2 Februari 2026 lalu,” ujarnya kepada media ini, Ahad (22/2/2026).
Kata Gerry, berangat atau lutung beruban, lutung kutai dengan julukan kerennya Kutai Grey Langur itu merupakan primata pemakan daun dengan status Endangered atau terancam punah menurut IUCN Redlist 2025.
Sebab memiliki corak di bawah hidung, hingga menginspirasi beberapa warga lokal untuk menjuluki primata ini sebagai lutung vampir.
“Saat pertama kali mengamati koloni berangat, saya mengamati area favorit mereka, yaitu di pucuk pohon. Dengan pemandangan ekor yang sangat panjang menjuntai, berangat menikmati helai demi helai daun lalu melompat ke percabangan lain,” tuturnya.
Menurutnya koloni yang dirinya amati masih memperlihatkan sisi liar.
Hal itu ditunjukkan insting alami, mereka masih memilih untuk menghindar dan kabur ketika manusia mendekat. Baginya, kewaspadaan tinggi terhadap kehadiran manusia tersebut merupakan pertanda baik.
“Ini adalah hewan endemik khas Kalimantan banget. Enggak dijumpai di luar wilayah kita. Bontang, kota kecil yang penuh kejutan dan keajaiban,” pungkasnya. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.






Discussion about this post