Dialektis.co – Perpustakaan SDN 008 Bontang Utara terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam penguatan budaya literasi sekolah. Saat ini, perpustakaan yang dikenal dengan nama Arunika Pustaka tersebut telah mengantongi akreditasi B sejak 2021 lalu dan kini tengah bersiap menuju target lebih tinggi.
Akreditasi B yang diraih menjadi pijakan awal bagi sekolah untuk terus berbenah. Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa perpustakaan telah memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP), baik dari sisi koleksi, layanan, hingga pengelolaan.
Memasuki tahun 2025, SDN 008 mulai melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti akreditasi tingkat nasional yang hasilnya dijadwalkan keluar pada 2026. Proses ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh berbagai aspek teknis di lapangan.
Baca juga: Menengok Perpustakaan Arunika Pustaka di SDN 008, Fasilitas & Budaya Literasi
Sejumlah komponen utama menjadi fokus pembenahan, mulai dari koleksi buku, sarana dan prasarana, pelayanan, hingga peningkatan kualitas tenaga perpustakaan. Selain itu, aspek inovasi, kreativitas, hingga tingkat kegemaran membaca siswa juga turut menjadi perhatian serius.
Kepala SDN 008 Bontang Utara, Masitah, menyebut bahwa pihak sekolah sangat optimistis mampu meningkatkan peringkat akreditasi.
“Kami terus melakukan pembenahan di semua lini, baik dari sisi koleksi, pelayanan, maupun penguatan budaya literasi siswa agar bisa mencapai akreditasi A,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis(16/4/2026).
Optimisme tersebut tidak lepas dari upaya konsisten sekolah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Tenaga perpustakaan didorong untuk mengikuti berbagai pelatihan, baik yang difasilitasi dinas terkait maupun pelatihan mandiri.
Selain itu, sekolah juga aktif mengikuti program peningkatan akreditasi, termasuk Training Optimasi Pengisian Borang Akreditasi yang telah diikuti pada 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memahami instrumen penilaian terbaru.
Baca juga: Sabtu Bermakna, Cerita Kepala Sekolah SDN 008 Bontang Utara Dituntut Selalu Kreatif
Di sisi lain, SDN 008 juga rutin mengalokasikan anggaran untuk pengembangan perpustakaan. Setiap tahunnya, sekitar 10 persen dana BOSNAS dialokasikan untuk mendukung peningkatan kualitas fasilitas dan koleksi buku.
Saat ini, pihak sekolah masih menunggu hasil nilai visitasi dari Perpustakaan Nasional sebagai bagian dari proses akreditasi terbaru. Hasil tersebut nantinya akan menjadi penentu apakah perpustakaan mampu naik peringkat.
Masitah berharap seluruh upaya yang telah dilakukan dapat membuahkan hasil maksimal.
“Kami berharap hasil akreditasi nanti bisa meningkat menjadi A, karena ini bukan hanya soal nilai, tetapi komitmen kami dalam membangun budaya literasi di sekolah,” tutupnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post