Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home EKBIS

Optimalkan Sektor Budidaya Perikanan, Pupuk Kaltim Kenalkan Sistem Bioflok ke Nelayan Bontang

Redaksi by Redaksi
October 1, 2025
Optimalkan Sektor Budidaya Perikanan, Pupuk Kaltim Kenalkan Sistem Bioflok ke Nelayan Bontang
Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Dorong kemandirian masyarakat melalui program pemberdayaan yang berorientasi pada keberlanjutan, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) gelar pelatihan budidaya ikan sistem bioflok, untuk produksi perikanan yang efisien dan ramah lingkungan. Kegiatan menyasar 35 nelayan pesisir Bontang, menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Maros, Sulawesi Selatan.

Pgs VP TJSL Pupuk Kaltim Lendl Wibisana, mangatakan pelatihan ini bagian dari kesinambungan peran aktif perusahaan mendukung terciptanya peluang usaha alternatif yang ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan terhadap praktik perikanan konvensional, serta memperkuat program ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal.

Pelatihan ini juga upaya Pupuk Kaltim membuka wawasan terhadap teknologi perikanan yang lebih maju dan efisien, karena selama ini masih banyak nelayan yang bergantung penuh pada hasil tangkapan laut. Oleh karena itu, Pupuk Kaltim menghadirkan solusi alternatif yang tidak hanya menjaga keberlanjutan ekosistem, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan.

“Melalui sistem bioflok, nelayan dapat membudidaya ikan dengan lebih efisien, hemat air dan pakan, serta tetap ramah lingkungan. Teknologi ini terbukti mampu menekan biaya produksi sekaligus menghasilkan ikan berkualitas,” ujar Lendl, Jumat (19/9/2025).

Pelatihan berlangsung dengan metode terpadu, dimana para peserta tidak hanya dibekali secara teori, tapi juga diarahkan pada praktik langsung membangun dan mengelola unit bioflok. Seluruhnya diperkenalkan berbagai komponen penting mulai dari kolam, aerator, inokulan bakteri, serta manajemen kualitas air yang menjadi kunci utama keberhasilan budidaya.

Selain itu, pelatihan juga mengupas aspek manajemen pakan dan kesehatan ikan, mencegah penyakit yang kerap muncul dalam sistem budidaya, hingga teknik panen yang efektif agar hasil berkualitas tinggi. Termasuk aspek kewirausahaan, agar peserta tidak sekadar memahami teknis, tetapi juga mampu mengelola hasil menjadi usaha berkelanjutan yang bernilai ekonomi.

“Dari serangkaian pengetahuan yang dibekali, inovasi bioflok diharap bisa menjadi pilihan nelayan untuk meningkatkan peluang budidaya secara aplikatif, sekaligus bentuk nilai tambah bagi masyarakat pesisir,” kata Lendl.

Dirinya pun mendorong para peserta pelatihan dapat menjadi pionir dan motor penggerak pengembangan bioflok di Bontang, salah satunya melalui kelompok usaha budidaya secara efisien. Pupuk Kaltim akan terus berupaya memberikan perhatian, agar potensi bioflok bisa memberikan dampak signifikan dalam menciptakan masyarakat pesisir yang semakin tangguh dan berdaya.

“Jika pengembangan bioflok bisa kita sasar secara progresif, maka kesejahteraan nelayan dan kemandirian usaha masyarakat pun dapat dipacu dengan lebih optimal,” tambah Lendl.

Lurah Bontang Kuala Muhammad Taufik, mendorong seluruh peserta dapat menyerap pengetahuan dan mengimplementasikan keterampilan pelatihan ini secara aktif ke depannya. Hal ini kata dia, menjadi peluang menjanjikan bagi nelayan jika digarap maksimal, sehingga dapat meningkatkan penghasilan diluar sektor perikanan tangkap.

“Kami harap dengan pendampingan Pupuk Kaltim, warga Bontang Kuala yang mayoritas nelayan dapat meningkatkan peluang usaha secara berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan,” kata Taufik.

Mewakili Pemkot Bontang, Kabid Perikanan Tangkap dan Budidaya Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Fadli, menyambut positif langkah pengembangan bioflok bagi nelayan pesisir oleh Pupuk Kaltim. Melihat potensi ini juga mulai disasar pihaknya, guna mendorong pemberdayaan masyarakat di sektor budidaya perikanan.

“Sejauh ini beberapa masyarakat juga mulai melirik bioflok di Bontang. Maka dengan pelatihan Pupuk Kaltim, kami optimis potensi ini bisa semakin tumbuh dan berkembang sebagai peluang baru sektor perikanan,” ucap Fadli.

Namun demikian, dirinya juga berharap kesinambungan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengoptimalkan sektor budidaya di Kota Bontang. Salah satunya pembuatan pakan ikan secara mandiri, mengingat hal tersebut masih menjadi tantangan karena harganya yang relatif tinggi.

“Kami harap ini bisa ditindaklanjuti Pupuk Kaltim dengan pelatihan serupa, agar pakan ikan bisa diproduksi mandiri. Hal ini juga tengah kami upayakan, sehingga peluang budidaya benar-benar bisa digarap sebagai sektor yang lebih potensial,” tutur Fadli. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pupuk Kaltim
ShareTweet
Previous Post

Wali Kota Neni Tegaskan Jangan Normalisasi Siswa Melambai, Mental Health

Next Post

Heboh, Seorang Teknisi Videotron Ditemukan Gantung Diri di Perumahan Elit Balikpapan

Related Posts

Semua Objek Wisata di Bontang Akan Dikenakan Tiket Masuk, Turis Dipatok Rp90 Ribu  
EKBIS

Tumbuh Positif, Januari hingga April Pariwisata Setor Rp134,6 Juta ke PAD Bontang

Wacana Revisi Perda Miras Kembali Bergulir, Alfin: Jangan Gegabah Butuh Kajian
DPRD Bontang

Wacana Revisi Perda Miras Kembali Bergulir, Alfin: Jangan Gegabah Butuh Kajian

Geliat Ekonomi Rakyat di Sekitar Acara Dandim Cup 2026, Pedagang Kebanjiran Pembeli
EKBIS

Geliat Ekonomi Rakyat di Sekitar Acara Dandim Cup 2026, Pedagang Kebanjiran Pembeli

Disnaker Bontang Buka Pelatihan Ahli K3 Bersertifikat Kemenaker, Prioritaskan Warga Miskin
EKBIS

Disnaker Bontang Buka Pelatihan Ahli K3 Bersertifikat Kemenaker, Prioritaskan Warga Miskin

Sosialisasi, Diskominfo Ajak Warga Bontang Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
EKBIS

BPS Bontang Buka 142 Lowongan Enumerator & Pengawas, Gaji Rp5 Juta Per Bulan 

Usung Semangat Kartini, Srikandi Pupuk Kaltim Dorong Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045
PARIWARA

Usung Semangat Kartini, Srikandi Pupuk Kaltim Dorong Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Next Post
Heboh, Seorang Teknisi Videotron Ditemukan Gantung Diri di Perumahan Elit Balikpapan

Heboh, Seorang Teknisi Videotron Ditemukan Gantung Diri di Perumahan Elit Balikpapan

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 710000081

article 710000082

article 710000083

article 710000084

article 710000085

article 710000086

article 710000087

article 710000088

article 710000089

article 710000090

article 710000091

article 710000092

article 710000093

article 710000094

article 710000095

article 710000096

article 710000097

article 710000098

article 710000099

article 710000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

cuaca 638000021

cuaca 638000022

cuaca 638000023

cuaca 638000024

cuaca 638000025

cuaca 638000026

cuaca 638000027

cuaca 638000028

cuaca 638000029

cuaca 638000030

cuaca 638000031

cuaca 638000032

cuaca 638000033

cuaca 638000034

cuaca 638000035

cuaca 638000036

cuaca 638000037

cuaca 638000038

cuaca 638000039

cuaca 638000040

cuaca 638000041

cuaca 638000042

cuaca 638000043

cuaca 638000044

cuaca 638000045

cuaca 638000046

cuaca 638000047

cuaca 638000048

cuaca 638000049

cuaca 638000050

cuaca 638000051

cuaca 638000052

cuaca 638000053

cuaca 638000054

cuaca 638000055

cuaca 638000056

cuaca 638000057

cuaca 638000058

cuaca 638000059

cuaca 638000060

cuaca 638000061

cuaca 638000062

cuaca 638000063

cuaca 638000064

cuaca 638000065

cuaca 638000066

cuaca 638000067

cuaca 638000068

cuaca 638000069

cuaca 638000070

cuaca 638000071

cuaca 638000072

cuaca 638000073

cuaca 638000074

cuaca 638000075

cuaca 638000076

cuaca 638000077

cuaca 638000078

cuaca 638000079

cuaca 638000080

cuaca 638000081

cuaca 638000082

cuaca 638000083

cuaca 638000084

cuaca 638000085

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

cuaca 898100101

cuaca 898100102

cuaca 898100103

cuaca 898100104

cuaca 898100105

cuaca 898100106

cuaca 898100107

cuaca 898100108

cuaca 898100109

cuaca 898100110

cuaca 898100111

cuaca 898100112

cuaca 898100113

cuaca 898100114

cuaca 898100115

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

news-1701