Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home EKBIS

LPG Nonsubsidi Naik, Selisih Harga dengan ‘Gas Melon’ Makin Jauh

Redaksi by Redaksi
July 12, 2022
LPG Nonsubsidi
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS Jakarta – Harga LPG nonsubsidi seperti Bright Gas dan Elpiji ukuran 12 kilogram (kg) naik sekitar Rp 2.000/kg mulai 10 Juli 2022. Kenaikan ini dilakukan mengikuti tren harga pada industri minyak dan gas dunia.

PT Pertamina (Persero) menetapkan harga terkini Bright Gas 5,5 kg menjadi Rp 100.000 dan Bright Gas 12 kg/Elpiji 12 kg menjadi Rp 213.000. Harga ini berlaku di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara.

“Untuk LPG nonsubsidi seperti Bright Gas akan disesuaikan sekitar Rp 2.000 per kg,” kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (11/7/2022).

Kenaikan harga LPG nonsubsidi membuat selisihnya semakin jauh dibandingkan LPG subsidi 3 kg atau gas melon. Maklum, kenaikan LPG nonsubsidi sudah kedua kalinya di tahun ini setelah akhir 2021 naik. Sedangkan LPG subsidi belum ada kenaikan sejak 2007.

Harga isi ulang LPG subsidi 3 kg di tingkat konsumen rata-rata senilai Rp 21 ribu per tabung atau Rp 7 ribu per kg. Harga ini tidak mengalami penyesuaian harga atau tetap karena disubsidi pemerintah.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati pernah mengungkap besaran subsidi per tabung LPG 3 kg mencapai Rp 33.750 atau Rp 11.250 per kg.

“Faktanya hari ini LPG terjual 93% disubsidi. Subsidinya berapa, 11.250 per kg. Dengan demikian total subsidi LPG 3 kg sebesar Rp 33.750. Jadi sekali nenteng tabung 3 kg, itu subsidi dari pemerintah Rp 33.750,” kata Nicke dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (6/4/2022).

Source detik finance.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kenaikan harga
ShareTweet
Previous Post

Maksimalkan Potensi Anggota, Kelompok Nelayan Markoni Jaya Terbentuk

Next Post

Wacana Revisi Perda Minuman Beralkohol di Bontang Menuai Penolakan Legislator

Related Posts

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang
WARTA

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang

Tiket Lembah Permai Fair Gratis Malam Ini, Hadirkan Golden Memories Lewat Aksi Panggung Galatua Reborn
EKBIS

Tiket Lembah Permai Fair Gratis Malam Ini, Hadirkan Golden Memories Lewat Aksi Panggung Galatua Reborn

Pengawas SPBU Kopkar Bantah Kualitas Pertamax Sulit Dipertanggung jawabkan
EKBIS

Nopol Luar Kaltim Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi di Bontang, Kecuali Angkutan Barang

Distribusi Solar di SPBU Disorot, Pertamina: Bontang Sudah Terapkan Antrean Online
EKBIS

Berlaku Mulai Hari Ini, Pertamax di Kaltim Resmi Turun Rp 350 jadi Rp16.300

Disnaker Bontang Bekali Siswa SMK 3 Hadapi Dunia Kerja, Kenalkan Peluang Karier di Dalam dan Luar Negeri
VIDEO

Disnaker Bontang Bekali Siswa SMK 3 Hadapi Dunia Kerja, Kenalkan Peluang Karier di Dalam dan Luar Negeri

Datang dari Bandung, Harap Perayaan Kemerdekaan di Bontang Meriah
EKBIS

Datang dari Bandung, Harap Perayaan Kemerdekaan di Bontang Meriah

Next Post
Wacana Revisi Perda Minuman Beralkohol di Bontang Menuai Penolakan Legislator

Wacana Revisi Perda Minuman Beralkohol di Bontang Menuai Penolakan Legislator

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.